Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Mentan RI Gelar Rapat Mendadak dengan Wali Kota Batam Usai Penggagalan Penyelundupan 7 Ton Pangan

Avatar photo
128
×

Mentan RI Gelar Rapat Mendadak dengan Wali Kota Batam Usai Penggagalan Penyelundupan 7 Ton Pangan

Sebarkan artikel ini
Amsakar Ahmad
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS —Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menggelar rapat virtual bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Andi Amran Sulaiman, pada Selasa (25/11/2025). Pertemuan tersebut berlangsung melalui Zoom dari Pelabuhan Rakyat Tanjung Sengkuang, Batuampar, sebagai tindak lanjut atas penggagalan upaya penyelundupan kebutuhan pokok oleh jajaran Kodim 0316/Batam.

Rapat ini merupakan respons cepat setelah laporan masyarakat masuk melalui kanal Lapor Pak Amran pada Senin malam. Laporan tersebut mengungkap aktivitas mencurigakan yang kemudian ditindaklanjuti aparat, hingga ditemukan upaya penyelundupan logistik skala besar di kawasan Pelabuhan Tanjung Sengkuang, Kepulauan Riau.

Dari hasil penindakan, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang tanpa dokumen resmi, di antaranya 4,5 ton gula pasir, 2,04 ton minyak goreng, 600 kilogram tepung terigu, 900 liter susu, produk parfum impor, mi instan impor, hingga berbagai jenis frozen food. Seluruh barang tersebut diduga akan dikirim menuju Tanjungbalai Karimun tanpa izin kapal dan manifes yang sah.

Penggagalan upaya penyelundupan kebutuhan pokok oleh jajaran Kodim 0316/Batam.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menekankan bahwa keberhasilan aparat dalam menggagalkan penyelundupan ini harus menjadi momentum memperkuat kebijakan nasional, terutama dalam melindungi petani sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah.

“Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan petani perlu terus diperkuat. Bagaimana agar kebijakan nasional dalam melindungi petani bisa di-follow up di semua level pemerintahan,” ujar Amsakar.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar Batam dan daerah lainnya dapat mempercepat terwujudnya swasembada pangan, sehingga tidak lagi bergantung pada barang impor, terlebih untuk komoditas strategis.

“Harapan kita, swasembada pangan tidak lagi dipengaruhi oleh barang-barang dari luar. Kami di daerah terus berkoordinasi agar apa yang ditemukan hari ini dapat ditindaklanjuti sesuai regulasi dan secara tegas,” tegasnya.

Rapat virtual tersebut turut diikuti unsur forkopimda dan jajaran aparat terkait, antara lain Dandim 0316/Batam Letkol Arh Yan Eka Putra, Aspotmar Danlantamal IV Letkol Laut (KH) Irfan Hasibuan, Asintel Danguskamla Koarmada I Letkol Laut (P) Harwoko Aji, Wakapolresta Barelang AKBP Fadli, Kepala Bea Cukai Batam Zaky, serta Kapolsek Batuampar Kompol Amru.

 

Sumber: MC Pemkot Batam

Example 120x600