Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Menko Polkam Perkuat Pengamanan Transportasi Idulfitri 1447 H, Menhub Minta Dukungan Lintas Sektor

Avatar photo
262
×

Menko Polkam Perkuat Pengamanan Transportasi Idulfitri 1447 H, Menhub Minta Dukungan Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
Membahas penguatan koordinasi dan kesiapan pengamanan transportasi dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

TINTAJURNALISNEWS –Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menerima audiensi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Kantor Kemenko Polkam, Selasa (24/2/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi dan kesiapan pengamanan transportasi dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Dalam pemaparannya, Menteri Perhubungan menyampaikan sejumlah langkah strategis yang telah disiapkan guna memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran. Di antaranya, rekomendasi penerapan flexible working arrangement (FWA) pada hari-hari tertentu sebelum dan sesudah libur bersama, penambahan layanan pelabuhan penyeberangan Jawa–Sumatera, serta optimalisasi rest area dengan berkoordinasi bersama Kementerian Agama untuk pemanfaatan masjid sebagai lokasi istirahat pemudik.

BACA JUGA:  KSAD Imbau Media Bangun Optimisme: Kritik Boleh, Moral Petugas Jangan Dijatuhkan

Tak hanya itu, Kementerian Perhubungan juga menyiapkan program diskon tiket kereta api, kapal laut, dan pesawat pada periode tertentu, termasuk diskon tarif tol. Bersama BUMN, pemerintah turut menggelar program mudik gratis guna meringankan beban masyarakat sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi selama masa mudik.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Pada kesempatan tersebut, Menhub meminta dukungan Menko Polkam untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga dan aparat keamanan agar aspek keamanan dan ketertiban selama Angkutan Lebaran 2026 dapat terjamin optimal.

Menanggapi hal tersebut, Menko Polkam menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi di seluruh moda, baik darat, laut, udara, maupun perkeretaapian.

BACA JUGA:  Ekonomi RI Tumbuh Resilien di Awal 2025, Pemerintah Jaga Optimisme di Tengah Tantangan Global

“Kerja sama dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Menko Polkam juga memberikan sejumlah penekanan, di antaranya pentingnya peningkatan rampcheck serta inspeksi keselamatan secara menyeluruh guna memastikan seluruh sarana angkutan dalam kondisi laik jalan dan siap operasi. Ia juga mengingatkan perlunya pemeriksaan kesehatan awak angkutan umum secara komprehensif dan berkala untuk memastikan pengemudi, nahkoda, masinis, dan pilot bebas dari pengaruh narkotika, alkohol, maupun kelelahan.

Selain itu, optimalisasi program mudik gratis dinilai penting sebagai strategi mengurangi kepadatan kendaraan pribadi. Ia juga menyoroti perlunya mitigasi dampak pembatasan angkutan barang bersumbu tiga atau lebih agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas serta penerapan delaying system.

BACA JUGA:  Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar Hasil Judi Online ke Kejagung, Disita dari 133 Rekening

Terkait potensi bencana, Menko Polkam menekankan penyusunan mitigasi risiko bencana hidrometeorologi berdasarkan prakiraan cuaca dan iklim dari BMKG, sebagai pedoman bagi operator dan pemangku kepentingan transportasi selama periode mudik dan balik.

Menutup pertemuan, Menko Polkam menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat selama Idulfitri 1447 H.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat eselon I dari kedua kementerian sebagai bentuk penguatan koordinasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 berjalan optimal dan terkendali.

Sumber: Kemenko Polkam RI

EKONOMI

Berbagai keluhan yang selama ini dirasakan nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, akhirnya mulai terungkap ke permukaan. Mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi, lambannya pengurusan dokumen kapal, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.