TINTAJURNALISNEWS –Komandan Jenderal Akademi TNI Letnan Jenderal TNI Sidharta Wisnu Graha mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi membuka sekaligus memberangkatkan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026 menuju Provinsi Aceh.
Upacara pemberangkatan tersebut berlangsung di Dermaga Samudera II Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (17/1/2026), dengan dihadiri unsur pimpinan TNI serta para taruna dari berbagai akademi kedinasan.
Latsitarda Nusantara XLVI/2026 yang dipusatkan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, diikuti oleh 1.980 personel, terdiri atas Taruna Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, Akademi Kepolisian, Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), Kader Universitas Pertahanan RI, serta personel pendamping. Sebagian taruna diketahui telah lebih dulu diberangkatkan sejak 8 Januari 2026.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Danjen Akademi TNI, disampaikan bahwa Latsitarda Nusantara merupakan tahapan akhir pendidikan integratif bagi taruna lintas matra dan lembaga sebelum dilantik menjadi Perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik Indonesia pada akhir Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan, memperkuat soliditas, serta meningkatkan kepekaan sosial para taruna melalui pengabdian langsung kepada masyarakat. Selain itu, Latsitarda Nusantara juga menjadi wujud kehadiran TNI dalam mendukung pemerintah daerah, khususnya dalam percepatan pemulihan wilayah yang terdampak bencana banjir.
Selama pelaksanaan yang berlangsung selama satu bulan, terhitung 17 Januari hingga 16 Februari 2026, para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan Bhakti Taruna, baik sasaran fisik maupun nonfisik. Sasaran fisik meliputi pembersihan fasilitas umum, sementara sasaran nonfisik mencakup trauma healing, dapur umum ceria, pelayanan kesehatan, penyuluhan sanitasi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta kegiatan edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Melalui Latsitarda Nusantara XLVI/2026 ini, diharapkan para taruna tidak hanya siap secara profesional sebagai calon perwira, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian yang kuat kepada rakyat, bangsa, dan negara.












