Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Semarang

Ketua Umum GJL GAMAT-RI Riyanta hadir Meninjau Langsung Warga Desa Nglinggo Kulon Progo 

Avatar photo
206
×

Ketua Umum GJL GAMAT-RI Riyanta hadir Meninjau Langsung Warga Desa Nglinggo Kulon Progo 

Sebarkan artikel ini

Gerakan Jalan Lurus dan GAMAT-RI Gerakan Anti Mafia Tanah Republik Indonesia

TINTAJURNALISNEWS -Jogjakarta Minggu tanggal 20-4-25 Riyanta Ketua GJL/Gerakan Jalan Lurus dan GAMAT-RI Gerakan Anti Mafia Tanah Republik Indonesia Bersama Tim Advokat dan Paralegal serta anggota GJL GAMAT-RI Kabupaten Jogjakarta, GJL GAMAT-RI Kota Semarang, GJL GAMAT-RI Jawa Tengah hadir memberikan motivasi dan semangat untuk warga Desa wisata Pedukuhan Plono-Nglinggo, Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo Yogyakarta.

Riyanta mengatakan untuk Warga Pedukuhan Plono-Nglinggo, Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo desa wisata Yogyakarta yang terdampak Isunya berkaitan dengan KSPN kawasan wisata strategis Nasional,ada 35 orang warga di duga dirugikan .

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Riyanta kepada warga yang terdampak tidak perlu takut, kalau memang disitu ada dugaan penyalahgunaan wewenang, korupsi atau pungli sampaikan saja.

BACA JUGA:  Sinergi PBH Feradi WPI, YLKAI, dan Bapak Sukir Buka Jalan Penyelesaian Sengketa Tanah Ibu Sunarti di Gondoriyo, Semarang

“Alhamdulillah kejaksaan Kulon Progo sudah mulai memeriksa dan memanggil para warga untuk dimintai keterangan terkait adanya dampak adanya KSPN.

GJL Gerakan Jalan Lurus dan GAMAT-RI Gerakan Anti Mafia Tanah Republik Indonesia akan mengawal bersama warga desa wisata Nglinggo kelurahan pagarejo kecamatan Samigaluh kabupaten Kulonprogo Yogyakarta, semoga warga desa sami Galuh bisa berkembang semakin maju , jangan takut GJL Gerakan Jalan Lurus GAMAT-RI Gerakan Anti Mafia Tanah Republik Indonesia

“Yang benar dibenarkan yang salah disalahkan”

( Sukindar)

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp