Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Sintang

Ketahanan Pangan Nasional, Satgas Yonzipur 5/ABW Tanam Jagung Perdana Jagung Perdana

Avatar photo
143
×

Ketahanan Pangan Nasional, Satgas Yonzipur 5/ABW Tanam Jagung Perdana Jagung Perdana

Sebarkan artikel ini

program penanaman perdana jagung lokal sebagai ketahanan pangan di Desa Senaning

TintaJurnalisNews -Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW menghadiri undangan DSN Group Forkopimcam bersama kelompok tani setempat meluncurkan kegiatan program penanaman perdana jagung lokal sebagai ketahanan pangan di Desa Senaning, Kecamatan Ketungau hulu, Kabupaten Sintang, Rabu (22/1/2025).

Kegiatan ini melibatkan beberapa instansi, baik dari seluruh Kepala desa dari Ketungau hulu dan Ketungau tengah, Camat, Danramil, Kapolsek, Satgas Pamtas RI-Malaysia, para petani warga perbatasan dan pihak DSN Group dibawah pimpinan langsung Bapak Erik Setiawan sebagai Region hed Kalbar.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Lahan seluas 100 hektar telah disiapkan untuk budi daya jagung hibrida yang memiliki produktivitas tinggi. Selain itu, pemerintah memberikan bantuan berupa benih unggul, pupuk, dan pendampingan teknis dari penyuluh pertanian.

BACA JUGA:  Kapolres Sintang Hadiri Sembahyang Tilem di Pura Giri Penataran Agung, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Umat Hindu

Kepala DSN Group Forkopimcam, Bapak Erik Setiawan menyatakan, “Jagung dipilih karena memiliki masa tanam yang relatif singkat, tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, dan memiliki potensi pasar yang besar. Kami berharap program ini dapat menjadi solusi bagi kemandirian pangan di wilayah perbatasan.” ujarnya.

Program ini bertujuan untuk mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat dan Program ini juga melibatkan partisipasi aktif dari TNI, Polri dan relawan desa untuk mendukung distribusi sarana produksi serta memastikan keamanan di area pertanian.

Salah satu petani, Bapak Rudi mengungkapkan antusiasmenya, “Dengan adanya program ini, kami tidak hanya mendapatkan hasil panen, tetapi juga ilmu baru tentang cara bercocok tanam yang lebih efektif.”

BACA JUGA:  Bakti Sosial di Radin Jaya, Pangdam XII/Tpr Ajak Masyarakat Dukung Pilkada dengan Bijak

Pemerintah menargetkan panen perdana pada bulan Mei mendatang dengan hasil yang diharapkan mencapai hasil yang maksimal. Hasil panen akan dimanfaatkan untuk kebutuhan lokal dan sebagian akan dipasarkan ke wilayah lain.

“Melalui program ini, diharapkan masyarakat di perbatasan dapat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memperkuat ekonomi lokal, sehingga memudahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari”. Tutup Bapak Erik Setiawan.***