Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
Medan

Bobby Nasution Serap Langsung Aspirasi Petani Taput, Instruksikan Bantuan Alsintan dan Mesin Pengering Jagung

Avatar photo
92
×

Bobby Nasution Serap Langsung Aspirasi Petani Taput, Instruksikan Bantuan Alsintan dan Mesin Pengering Jagung

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Muhammad Bobby Afif Nasution

TINTAJURNALISNEWS –Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution menunjukkan respons cepat dan nyata terhadap keluhan para petani saat menghadiri Gerakan Tanam Jagung Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Swasembada Pangan di Desa Hutatinggi, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Jumat (25/7/2025).

Didampingi Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Bobby terlebih dahulu menggelar dialog terbuka bersama petani sebelum kegiatan penanaman dimulai. Dalam suasana penuh keterbukaan, Gubernur Bobby memanggil satu per satu petani untuk mendengar langsung permasalahan yang mereka hadapi.

Para petani menyampaikan beragam keluhan, mulai dari harga pupuk yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), hingga kebutuhan alat seperti mesin pemipil dan pengering jagung. Persoalan irigasi juga mengemuka, menyusul kondisi kemarau yang menyulitkan tanaman jagung mendapatkan air. Masyarakat juga mengeluhkan infrastruktur jalan yang belum diaspal, seperti Jalan Hutaraja, Paniaran, dan ruas jalan di Siborong-borong.

Menanggapi itu, Gubernur Sumut langsung menginstruksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut, Razali, untuk segera mengadakan lima unit mesin pemipil jagung ukuran sedang. Tak hanya itu, Bobby juga meminta Bank Sumut untuk menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna pengadaan dua unit mesin pengering jagung, masing-masing senilai di bawah Rp70 juta.

“Nanti berhubungan dengan pimpinan cabang Bank Sumut Tapanuli ya. Kalau harganya di bawah Rp70 juta, belikan dua unit ya Pak,” ujar Bobby, disambut antusias para petani.

Salah satu petani jagung, Yunus Purba, yang mengelola lahan seluas 25 hektare, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian Gubernur. Ia menyampaikan bahwa alat pengering sangat dibutuhkan karena minimnya lahan penjemuran di wilayah tersebut.

“Di Tapanuli ini untuk tempat penjemuran saja sangat sulit. Sehingga membutuhkan alat yang simpel dan efisien. Terima kasih Bapak Gubernur, semoga kunjungan ini membawa dampak baik bagi kami petani,” tuturnya.

Selain mesin, Pemprov Sumut juga menyalurkan berbagai bantuan pertanian lainnya, termasuk benih jagung, pestisida, benih kacang, serta alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Usai berdialog, Bobby Nasution bersama Bupati Taput, Kapolres, serta jajaran perangkat daerah Pemprov dan Pemkab, secara simbolis melakukan penanaman jagung di atas lahan seluas 25 hektare. Dengan mengenakan sepatu bot dan topi caping, Bobby menggunakan alat tanam modern sebagai bagian dari simbol komitmen menuju swasembada pangan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petani Sumatera Utara. Diharapkan, langkah cepat dan konkret ini menjadi pemantik semangat bagi para petani untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan daerah.

Example 120x600