Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONALTNI-POLRI

Kericuhan Usai Laga Minisoccer Libatkan Oknum TNI dan Brimob, Aparat Pastikan Situasi Kondusif

Avatar photo
234
×

Kericuhan Usai Laga Minisoccer Libatkan Oknum TNI dan Brimob, Aparat Pastikan Situasi Kondusif

Sebarkan artikel ini
Lapangan Sepak Bola Lakarada, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara

TINTAJURNALISNEWS –Kericuhan sempat terjadi usai pertandingan minisoccer di Lapangan Sepak Bola Lakarada, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Minggu sore (4/1/2026). Insiden tersebut melibatkan sejumlah anggota TNI dan personel Brimob yang berada di lokasi pertandingan.

Berdasarkan keterangan aparat kepolisian setempat, peristiwa itu berawal dari kesalahpahaman setelah pertandingan berakhir. Situasi yang awalnya kondusif berubah ricuh dalam waktu singkat sebelum akhirnya dapat dikendalikan.

Kapolres Buton Selatan menyampaikan bahwa kejadian tersebut tidak mencerminkan konflik institusional antara TNI dan Polri. Ia menegaskan bahwa langkah cepat telah dilakukan oleh pimpinan di lapangan untuk meredam situasi dan mencegah meluasnya dampak kericuhan.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Peristiwa ini murni kesalahpahaman di lapangan dan sudah diselesaikan secara internal. Saat ini kondisi sudah aman dan kondusif,” ujar Kapolres sebagaimana dikutip dari keterangan resmi.

BACA JUGA:  Panglima TNI Resmikan Gedung Trisula Denjaka dan Serahkan Ransus Mobile Dual Ramp System

Dalam insiden tersebut, beberapa personel Brimob dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan. Tidak ada laporan korban jiwa, sementara aktivitas masyarakat di sekitar lokasi telah kembali normal.

Pihak kepolisian bersama unsur TNI juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi lanjutan untuk memastikan soliditas serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Buton Selatan.

Aparat mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh potongan video atau narasi liar di media sosial, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kejadian ini kepada pihak berwenang.