Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Kebakaran di Kementerian ATR/BPN, Nusron Wahid Pastikan Tidak Ada Dokumen Penting yang Terbakar

Avatar photo
122
×

Kebakaran di Kementerian ATR/BPN, Nusron Wahid Pastikan Tidak Ada Dokumen Penting yang Terbakar

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Kebakaran melanda Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

TintaJurnalisNews –Kebakaran melanda Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Sabtu (8/2/2025) malam, sekitar pukul 23.09 WIB. Api membakar ruangan Biro Hubungan Masyarakat di lantai 1 gedung tersebut.

Dikutip dari sumber terpercaya, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, memastikan bahwa kebakaran ini bukan upaya untuk menghilangkan barang bukti terkait kasus pertanahan.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Yang terbakar itu bagian Humas, di sana tidak ada dokumen HGB, HGU, atau apapun, jadi tidak ada bukti yang hilang,” ujar Nusron Wahid.

Sementara itu, Kepala Biro Humas ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan bahwa dugaan awal kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik pada unit pendingin ruangan (AC).

BACA JUGA:  Polres Bintan Siap Amankan Pilkada Serentak, Kapolres Bintan Cek Kesiapan Sarpras yang Ada

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil menjinakkan api sekitar pukul 23.50 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan luas area yang terdampak sekitar 48 meter persegi.

Sebagai tindak lanjut, pihak berwenang akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Selain itu, Kementerian ATR/BPN akan melakukan pendataan kerusakan dokumen dan peralatan, serta mengevaluasi sistem keamanan guna mencegah kejadian serupa di masa depan.