Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Kasus Pemalsuan Surat Lahan: Tersangka Riduan dan Budiman Dibebaskan Sementara Bukan Berarti Berakhirnya Proses Hukum 

Avatar photo
152
×

Kasus Pemalsuan Surat Lahan: Tersangka Riduan dan Budiman Dibebaskan Sementara Bukan Berarti Berakhirnya Proses Hukum 

Sebarkan artikel ini

Humas Polres Bintan, Alson

TintaJurnalisNews -Muhammad Riduan dan Budiman, tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat lahan PT Expasindo Raya, dikeluarkan dari sel tahanan oleh Polres Bintan pada Jumat malam, 5 Juli 2024, sekitar pukul 23.00 WIB.

Humas Polres Bintan, Alson, memberikan penjelasan kepada Media Tinta Jurnalis News pada Sabtu pagi (6/7/2024) melalui pesan WhatsApp.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Alson menyatakan bahwa pembebasan kedua tersangka dilakukan demi hukum. Ia menegaskan bahwa status Muhammad Riduan dan Budiman tetap sebagai tersangka, dan proses hukum terhadap mereka masih berlanjut sambil menunggu berkas perkara (P.21) dari Kejaksaan untuk dilimpahkan.

“Pemberian status demi hukum ini adalah bagian dari prosedur hukum yang harus kami patuhi. Namun, kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa proses penyelidikan dan penuntutan terhadap kasus ini tetap berjalan. Status tersangka Muhammad Riduan dan Budiman tidak berubah,” ujar Alson.

BACA JUGA:  Mgr. Antonius: “Tiada Kata Kecuali Doa dan Air Mata”

Kasus dugaan pemalsuan surat lahan PT Expasindo Raya telah menarik perhatian publik. Pembebasan sementara ini bukan berarti berakhirnya proses hukum bagi para tersangka. Polres Bintan dan Kejaksaan terus bekerja sama untuk menyelesaikan kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku.

(Redaksi)

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Ketua Pengawas Haji, serta pimpinan Komisi VIII DPR RI di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI), pertemuan tersebut membahas laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang secara umum dinilai berjalan baik, lancar, tertib, serta semakin memberikan kemudahan bagi jemaah Indonesia.