Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONALPEMERINTAHAN

Jembatan Mahau Kian Memprihatinkan, Warga Turun Tangan Perbaiki Sendiri, Gubernur Sumut Diminta Jangan Tutup Mata

Avatar photo
154
×

Jembatan Mahau Kian Memprihatinkan, Warga Turun Tangan Perbaiki Sendiri, Gubernur Sumut Diminta Jangan Tutup Mata

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Sisobandrao bersama Kepala Desa Agustomo Hia bergotong royong memperbaiki Jembatan Mahau di ruas Jalan Provinsi Sumatera Utara, Jumat (7/8/2026).

TINTAJURNALISNEWS –Potret memprihatinkan kembali terlihat di Jembatan Mahau yang berada di ruas Jalan Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Nias Barat. Kondisi jembatan yang mengalami kerusakan membuat masyarakat tidak lagi bisa menunggu. Pada Jumat (7/8/2026), warga Desa Sisobandrao bersama Kepala Desa Agustomo Hia bergotong royong melakukan perbaikan darurat secara swadaya agar jembatan tetap dapat dilintasi.

Aksi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa masyarakat harus mengambil alih pekerjaan yang sejatinya menjadi kewenangan pemerintah. Dengan peralatan sederhana dan dana swadaya, warga memperbaiki bagian jembatan yang rusak demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kepala Desa Sisobandrao, Agustomo Hia, mengatakan gotong royong dilakukan karena kerusakan Jembatan Mahau sudah semakin mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan masyarakat.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa. Karena itu masyarakat berinisiatif bergotong royong melakukan perbaikan darurat agar jembatan ini tetap bisa dilalui. Namun, kami berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera turun tangan, karena ini merupakan jalan provinsi yang menjadi kewenangan pemerintah,” ujar Agustomo Hia.

Warga Desa Sisobandrao bersama Kepala Desa Agustomo Hia bergotong royong memperbaiki Jembatan Mahau di ruas Jalan Provinsi Sumatera Utara

Warga menegaskan, perbaikan yang dilakukan hanyalah solusi sementara. Mereka berharap Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, tidak menutup mata terhadap kondisi Jembatan Mahau yang menjadi urat nadi transportasi masyarakat Nias Barat.

Agustomo Hia juga menyampaikan harapan agar Gubernur Sumatera Utara memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Kepulauan Nias.

“Kami memohon kepada Bapak Gubernur Bobby Nasution agar segera melihat langsung kondisi Jembatan Mahau. Jangan sampai masyarakat terus memperbaiki sendiri infrastruktur yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Kami hanya ingin jembatan ini diperbaiki secara permanen demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Warga Desa Sisobandrao bersama Kepala Desa Agustomo Hia bergotong royong memperbaiki Jembatan Mahau di ruas Jalan Provinsi Sumatera Utara

Menurut masyarakat, infrastruktur jalan provinsi merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, mereka meminta pemerintah segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi jembatan dan mengalokasikan anggaran perbaikan permanen.

“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak. Kami berharap Pak Gubernur mendengar suara masyarakat Nias Barat. Jembatan Mahau bukan sekadar bangunan, tetapi akses utama yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kehidupan masyarakat setiap hari,” ungkap salah seorang warga.

Warga Desa Sisobandrao bersama Kepala Desa Agustomo Hia bergotong royong memperbaiki Jembatan Mahau di ruas Jalan Provinsi Sumatera Utara

Masyarakat menilai gotong royong adalah bentuk kepedulian, bukan berarti pemerintah boleh lepas tangan. Mereka berharap perhatian terhadap wilayah kepulauan seperti Nias tidak kalah dibanding pembangunan di daerah lain.

Kini, harapan masyarakat hanya satu, yakni melihat Jembatan Mahau segera diperbaiki secara menyeluruh. Sebab, keselamatan masyarakat tidak seharusnya bergantung pada gotong royong, melainkan pada kehadiran negara melalui pembangunan infrastruktur yang layak dan berkelanjutan.

NASIONAL

Penertiban kendaraan angkutan barang bertonase besar kembali dilakukan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau. Sebanyak 14 kendaraan yang terindikasi melanggar ketentuan ditilang dalam kegiatan pengawasan dan pengendalian kendaraan angkutan orang dan barang (PENUMBAR) yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rokan Hulu bersama Satlantas Polres Rokan Hulu.

NASIONAL

Indonesia kembali membuktikan diri sebagai negeri dengan kekayaan alam yang luar biasa. Di balik birunya Samudra Hindia, tersembunyi sebuah permata wisata yang belum banyak diketahui masyarakat, namun telah lama memikat wisatawan mancanegara. Tempat itu adalah Pulau Asu, surga tropis di Kepulauan Hinako, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara.

NASIONAL

Di ujung barat Indonesia, berdiri sebuah destinasi yang telah lama memikat mata dunia. Namanya Pantai Sorake, surga selancar yang dikenal memiliki ombak kelas dunia dan setiap tahun menarik peselancar dari berbagai negara. Kawasan ini menjadi salah satu ikon wisata Indonesia yang berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat jika dikelola secara maksimal