Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
OPINI PUBLIK

Jangan Jatuhkan Teman Kerja Demi Mencari Muka, Kita Sama-Sama Cari Makan, Bukan Cari Nama

Avatar photo
764
×

Jangan Jatuhkan Teman Kerja Demi Mencari Muka, Kita Sama-Sama Cari Makan, Bukan Cari Nama

Sebarkan artikel ini
Tinta Jurnalis News

TINTAJURNALISNEWS -Dalam dinamika dunia kerja, tantangan bukan hanya datang dari beban tugas atau tekanan atasan, tetapi juga dari rekan kerja sendiri. Ironisnya, tidak jarang ada yang tega menjatuhkan teman satu tim hanya demi terlihat “baik” di mata atasan.

Perilaku mencari muka dengan mengorbankan orang lain ini adalah racun dalam lingkungan kerja yang seharusnya dibangun atas dasar solidaritas dan saling mendukung.

Mari kita renungkan: bukankah kita semua bekerja untuk hal yang sama? Mencari nafkah, menyambung hidup, dan menggapai masa depan yang lebih baik? Lantas mengapa harus saling sikut hanya demi pencitraan sesaat? Apakah nilai kemanusiaan sudah dikalahkan oleh ambisi pribadi?

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Lingkungan kerja yang sehat dibangun atas kepercayaan, kerja sama, dan saling menghargai. Ketika satu orang mulai menjilat ke atas dan menginjak ke bawah, suasana kerja menjadi tidak kondusif. Produktivitas menurun, dan akhirnya perusahaan pun ikut dirugikan.

Ingatlah, saat satu rekan kerja jatuh karena permainan licik, kepercayaan tim pun akan retak. Hari ini mungkin kamu yang naik, tapi besok bisa jadi kamu yang dijatuhkan. Dunia kerja bukan panggung sandiwara politik kantor, melainkan ruang kolaborasi untuk tumbuh bersama.

Oleh karena itu, hentikan budaya cari muka dengan menjatuhkan orang lain. Jika ingin dihargai, tunjukkan dengan kinerja nyata, bukan drama. Kita kerja sama-sama, kita makan dari tempat yang sama. Jangan karena ingin bersinar sendiri, cahaya orang lain kau padamkan.

Mari bangun etos kerja yang sehat: saling mendukung, bukan saling menjatuhkan. Karena pada akhirnya, keberhasilan tim adalah keberhasilan kita bersama. 🙏

OPINI PUBLIK

Tepat hari ini, 4 Juli 2026, genap satu minggu sejak kecelakaan yang saya alami pada 27 Juni 2026. Waktu memang mampu mengeringkan luka di tubuh. Atas izin Allah SWT, kondisi kesehatan saya kini telah berangsur membaik dan mencapai sekitar 70 persen. Namun, ada luka yang belum sepenuhnya sembuh, yaitu luka karena kenyataan yang saya temukan di balik musibah ini.