Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Danrem 081/DSJ Bahas Percepatan Serapan Gabah dengan Bulog Madiun

Avatar photo
107
×

Danrem 081/DSJ Bahas Percepatan Serapan Gabah dengan Bulog Madiun

Sebarkan artikel ini

Foto di Kantor Bulog Kancab Madiun, Jl. Mayjen Panjaitan No. 12, Kota Madiun

TINTAJURNALISNEWS —Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menggelar pertemuan dengan Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Harisun, beserta jajaran di Kantor Bulog Kancab Madiun, Jl. Mayjen Panjaitan No. 12, Kota Madiun, Selasa (11/3/2025).

Dalam pertemuan itu, Untoro turut didampingi oleh Dandim 0803/Madiun, Letkol Widhu Bayu Sudibyo, Dandim 0805/Ngawi, Letkol Arm Setu Wubowo, dan Kasiter Rem 081/DSJ, Letkol Inf Subagya.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Pengawas Pengadaan Barang Bulog Cabang Madiun dan Ponorogo, Kolonel (Purn) Frans Thomas, dengan agenda utama membahas percepatan serapan gabah (Sergab) dan kendala yang masih dihadapi di lapangan.

BACA JUGA:  Polri Perkuat Pengawasan Digital untuk Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Kolonel Untoro mengungkapkan bahwa masih terdapat hambatan dalam pembayaran gabah petani serta proses pengangkutannya. Menurutnya, salah satu penyebab keterlambatan adalah minimnya waktu pemberitahuan kepada Bulog terkait pembelian hasil panen.

“Kadang laporan dari bawah itu mendadak. Besok sudah panen, tapi baru sore ini dilaporkan ke Bulog. Akibatnya, dana untuk pembelian belum siap, sehingga petani harus menunggu hingga esok pagi,” jelasnya.

Sebagai solusi, disepakati bahwa laporan hasil panen harus disampaikan ke Bulog minimal dua hari sebelum masa panen. Dengan demikian, Bulog memiliki waktu cukup untuk menyiapkan pembayaran sekaligus mengatur pengangkutan gabah dari petani.

Danrem menegaskan bahwa langkah percepatan serapan gabah ini bertujuan untuk memperkuat stok pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

BACA JUGA:  Tinjau Proyek Hilirisasi di Smelter Grade Alumina Refinery Mempawah

“Mudah-mudahan setelah ini tidak ada lagi keterlambatan pembayaran maupun pengangkutan gabah. Kita ingin memastikan bahwa petani tidak resah dan mereka dapat menikmati hasil panennya dengan baik,” pungkasnya.