TINTAJURNALISNEWS —Anak seorang bupati di Riau berinisial AF dikabarkan positif mengandung ganja dan etomidate usai diamankan dalam razia dugaan pesta narkoba di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru.
Informasi tersebut berdasarkan hasil asesmen terpadu Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru sebagaimana disampaikan Kepala BNN Kota Pekanbaru, Kombes Pol Wawan.
Dikutip dari sejumlah media di Riau, Wawan menyebut AF tidak terbukti menggunakan ganja secara langsung maupun terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.
“AF positif etomidate dan ganja. Tetapi untuk ganja, dia tidak menggunakan ganja,” ujar Wawan seperti dikutip media, Selasa (26/5/2026).
Menurut hasil pendalaman tim asesmen, AF diduga terpapar asap ganja saat berada di dalam toilet tempat dua orang lainnya diketahui sedang menghisap ganja.
BNN Kota Pekanbaru juga mengaku telah berkonsultasi dengan tim medis terkait kemungkinan seseorang dinyatakan positif ganja akibat menghirup asap di ruang tertutup. Dari hasil konsultasi tersebut, kondisi itu disebut memungkinkan terjadi.
Meski demikian, hasil asesmen gabungan tim hukum dan tim medis menyatakan AF tidak memiliki keterkaitan dengan jaringan narkotika dan dikategorikan sebagai pengguna narkotika ringan.
Atas dasar itu, AF tidak menjalani proses pidana lanjutan, melainkan diwajibkan menjalani rehabilitasi rawat jalan sebanyak empat kali di BNN Kota Pekanbaru.
Sebelumnya, aparat gabungan TNI-Polri mengamankan 13 orang dalam razia di salah satu THM di Pekanbaru pada Minggu (24/5/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas juga menemukan barang bukti berupa ganja kering dan cairan etomidate.









