Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Aksi Damai Buruh Warnai Hari Jadi Batam ke-196, Wali Kota Terima Langsung Tuntutan

Avatar photo
120
×

Aksi Damai Buruh Warnai Hari Jadi Batam ke-196, Wali Kota Terima Langsung Tuntutan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menerima langsung aksi unjuk rasa damai yang digelar di depan Kantor Wali Kota Batam
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS –Perayaan Hari Jadi Batam (HJB) ke-196 menjadi momentum penyampaian aspirasi buruh kepada pemerintah daerah. Di tengah agenda peringatan tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menerima langsung aksi unjuk rasa damai yang digelar di depan Kantor Wali Kota Batam, Kamis (18/12/2025).

Aksi tersebut diikuti buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin (FSP LEM) SPSI. Dalam orasinya, para pekerja menyampaikan sejumlah tuntutan strategis yang dinilai berkaitan langsung dengan kesejahteraan buruh di Kota Batam. Salah satu poin utama yang disuarakan adalah penetapan Upah Minimum Sektoral (UMS) Kota Batam Tahun 2026.

Selain soal upah, buruh juga menuntut penghapusan beberapa pungutan yang dianggap memberatkan pekerja, di antaranya pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR), pesangon, serta Jaminan Hari Tua (JHT). Mereka juga mendorong adanya penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021, khususnya menyangkut ketentuan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

Dalam kesempatan itu, buruh turut menyoroti persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dengan alasan mendesak yang dinilai masih kerap terjadi. Mereka meminta adanya perlindungan yang lebih kuat bagi pekerja, serta penegakan aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten di lingkungan industri.

Menanggapi aspirasi tersebut, Amsakar menyampaikan bahwa isu ketenagakerjaan, terutama terkait upah, merupakan hasil dari proses perundingan yang melibatkan banyak pihak. Menurutnya, perbedaan kepentingan harus dijembatani melalui komunikasi yang intensif dan terbuka.

Ia menilai, dialog antara serikat pekerja dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar setiap pembahasan dapat menghasilkan kesepakatan yang berimbang dan berkeadilan. Karena itu, Amsakar mendorong adanya pertemuan lanjutan yang lebih terarah dan substansial.

Amsakar juga meminta Dinas Tenaga Kerja Kota Batam agar memastikan forum-forum lanjutan dihadiri oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam mengambil keputusan, sehingga hasil pembahasan tidak berhenti sebatas wacana.

Ia berharap aspirasi yang disampaikan dalam aksi damai tersebut dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan mendalam dan menghasilkan rumusan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan para pekerja di Kota Batam.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Example 120x600
NASIONAL

Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab), penyerahan jabatan, serta tradisi korps bagi sejumlah pejabat utama Kodam I/BB. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung A.H. Nasution Lantai II, Makodam I/BB, Kamis (15/1/2026).

NASIONAL

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya peran komunikasi publik yang terkoordinasi, terpadu, dan berkelanjutan dalam penanganan pascabencana alam di wilayah Sumatera. Informasi kepada masyarakat, kata dia, harus berbasis data resmi, disampaikan tepat waktu, konsisten antarinstansi, serta transparan mengenai kondisi aktual, tantangan, dan langkah-langkah pemerintah.

NASIONAL

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam turut ambil bagian dalam kegiatan Panen Raya Serentak Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara nasional pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan implementasi salah satu dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Tahun 2026, khususnya pada sektor kemandirian pangan melalui pengembangan pertanian, perikanan, dan peternakan dengan memanfaatkan lahan tidur di lingkungan