Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Tanjungpinang

Terkait Pelantikan 17 kepala OPD Di Pemkot Tj Pinang. Sami’un: Itu biasanya, Apabila Ada Eselon II Posisi Kosong Atau Pensiun

Avatar photo
149
×

Terkait Pelantikan 17 kepala OPD Di Pemkot Tj Pinang. Sami’un: Itu biasanya, Apabila Ada Eselon II Posisi Kosong Atau Pensiun

Sebarkan artikel ini

Ketua Cindai Tanjungpinang Sami’un

Tintajurnalisnews -Ketua Cindai Tanjungpinang Sami’un menanggapi terkait Pelantikan 17 kepala OPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang, Kamis (29/2/2024) di Kantor Wali Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau

Yang katanya, dimenit-menit pelantikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan mengaku bahwa ia belum pernah melihat rekomendasi Mendagri terkait pelantikan/Red.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Seharusnya masalah surat menyurat yang berkaitan dengan urusan kepegawaian termasuk pelantikan itu ada di BKPSDM, bagaimana ceritanya kalau Kepala BKPSDM saja tak pernah melihat adanya ketentuan dasar izin Mendagri untuk pelantikan, berarti ini cacat prosedur dong”

Menurut Sami’un bahwa dalam perihal Rekomendasi Kemendagri, itu biasanya dilakukan apabila Kursi Eselon II dalam posisi kosong atau pensiun (Urgent) maka besar kemungkinan rekomendasi akan diberikan oleh Kemendagri

BACA JUGA:  Warga Resah, Kebocoran Pipa PDAM di Jalan D I Panjaitan KM 9 Ancam Keselamatan Pengendara

“Nah, dalam Pelantikan tujuh belas eselon II ini belum ada kita melihat dan mendengar adanya posisi kosong atau pensiun, kan aneh.?. Atau jangan jangan ada kepentingan penyusunan anggaran kedepan atau kepentingan-kepentingan lainnya”

Atas kejadian ini, Sami’un berharap Gubernur Kepri segera menggantikan Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan, yang kuat dugaan sudah semena-mena melakukan kebijakan walaupun menabrak aturan. “Semoga Gubernur Kepri mengerti akan hal ini karena apabila dibiarkan takutnya berakibat fatal yang membuat kekisruhan di OPD, hingga OPD tidak bisa bekerja optimal”

Berita ini, Masih butuh konfirmasi selanjutnya (Part I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *