TINTAJURNALISNEWS –Ada kepulangan yang membawa kebahagiaan, namun ada pula kepulangan yang meninggalkan luka mendalam. Itulah yang dirasakan banyak perantau ketika harus meninggalkan kampung halaman setelah mengantar orang tercinta ke peristirahatan terakhir.
Hari ini, langkah kembali diarahkan menuju Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Berat rasanya meninggalkan Kepulauan Nias, Sumatera Utara, karena bukan hanya keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga sejuta kenangan yang kini terasa berbeda setelah kepergian seorang ibu.
Meski harus kembali berjuang mencari nafkah di tanah rantau, kampung halaman akan selalu menjadi tempat untuk pulang. Waktu boleh berlalu, jarak boleh memisahkan, tetapi kerinduan kepada tanah kelahiran tak akan pernah hilang.
Selamat tinggal, Kepulauan Nias. Sampai jumpa kembali. Jika Tuhan mengizinkan, dua atau tiga tahun lagi kami akan pulang, membawa rindu yang hari ini kami tinggalkan.















