Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
HUKUM & KRIMINAL

Sky Game Batam Terus Beroperasi, Komitmen Polda Kepri Memberantas Dugaan Perjudian Kini Dipertaruhkan

Avatar photo
126
×

Sky Game Batam Terus Beroperasi, Komitmen Polda Kepri Memberantas Dugaan Perjudian Kini Dipertaruhkan

Sebarkan artikel ini
Bangunan Gelper Sky Game di Batam yang kembali menjadi sorotan publik. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dinilai sebagai ujian komitmen Polda Kepri dalam memberikan kepastian penegakan hukum.

TINTAJURNALISNEWS –Komitmen Polda Kepulauan Riau dalam memberantas segala bentuk perjudian kembali menjadi sorotan publik. Di tengah gencarnya pengungkapan kasus perjudian online yang selama ini dipublikasikan, muncul pertanyaan mengapa dugaan aktivitas perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) yang berkali-kali disorot media justru terkesan belum menunjukkan hasil penindakan yang jelas.

Salah satu lokasi yang kembali menjadi perhatian adalah Gelper Sky Game di lantai II SNL Food, kawasan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Sejumlah pemberitaan media, informasi masyarakat, hingga berbagai unggahan di media sosial terus mempertanyakan legalitas serta mekanisme permainan di lokasi tersebut. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi yang mampu menjawab berbagai pertanyaan publik secara tuntas.

Di lapangan, masyarakat kerap mempertanyakan satu hal yang sederhana. Apabila pemain datang membawa uang, kemudian uang tersebut ditukarkan menjadi kredit atau poin untuk bermain, lalu kemenangan diduga dapat ditukarkan kembali menjadi uang atau hadiah bernilai ekonomi, di mana letak batas antara permainan hiburan dan dugaan praktik perjudian? Pertanyaan inilah yang dinilai hanya dapat dijawab melalui penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Sebagai institusi yang memiliki kewenangan penuh dalam penegakan hukum, Polda Kepri diharapkan tidak membiarkan polemik ini berlarut-larut. Publik menilai bahwa kepastian hukum jauh lebih penting daripada membiarkan spekulasi berkembang di tengah masyarakat. Apalagi, berbagai pemberitaan mengenai dugaan aktivitas di lokasi tersebut telah berulang kali mencuat tanpa adanya penjelasan resmi yang dapat memberikan kepastian kepada masyarakat.

Apabila operasional Sky Game memang sesuai dengan seluruh ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku, maka hal itu perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak terus menimbulkan praduga. Sebaliknya, apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, masyarakat berharap penindakan dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ujian nyata bagi komitmen Polri dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan. Ketegasan tidak hanya diukur dari keberhasilan mengungkap perkara besar yang menjadi perhatian nasional, tetapi juga dari keberanian menindak setiap dugaan pelanggaran hukum di daerah tanpa melihat siapa yang berada di belakangnya.

Gelper Sky Game

Publik kini menunggu langkah konkret Kapolda Kepri. Sebab, semakin lama dugaan tersebut tidak memperoleh kepastian melalui proses hukum yang transparan, semakin besar pula ruang munculnya berbagai spekulasi dan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap usaha gelanggang permainan di Kota Batam. Kepastian hukum dinilai menjadi jawaban yang paling dibutuhkan agar polemik yang berkembang tidak terus memicu keresahan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih membuka ruang konfirmasi kepada Polda Kepulauan Riau, Polresta Barelang, instansi yang membidangi perizinan usaha, maupun pihak pengelola Sky Game. Hak jawab seluruh pihak akan dimuat sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang.

HUKUM & KRIMINAL

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam perkembangan terbaru, penyidik mengungkap keterlibatan seorang perwira tinggi Polri, oknum TNI aktif, hingga pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga memiliki peran penting dalam praktik korupsi pengadaan barang dan jasa.

HUKUM & KRIMINAL

Aksi brutal yang diduga dilakukan seorang “koboi jalanan” di Kota Palembang kini menjadi sorotan. Seorang warga bernama Lilianto Apriadi harus menjalani operasi setelah diduga ditembak di bagian perut usai menegur pengendara motor yang melaju secara ugal-ugalan di Jalan Panca Usaha, Kecamatan Seberang Ulu I (SU I), pada 23 Juni 2026 lalu.