TINTAJURNALISNEWS –Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Aksi yang berlangsung sejak siang hingga malam hari itu menjadi pusat perhatian masyarakat karena melibatkan massa dalam jumlah besar yang memadati ruas Jalan MH Thamrin.
Pantauan Tim Tinta Jurnalis News di lokasi menunjukkan lautan jaket almamater memenuhi kawasan Bundaran HI hingga ruas jalan di sekitarnya. Massa aksi terlihat membawa berbagai bendera organisasi kemahasiswaan dan spanduk berisi kritik terhadap kondisi ekonomi serta sejumlah kebijakan pemerintah.
Sejak awal aksi, mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi dari mobil komando yang ditempatkan di tengah kerumunan massa. Beberapa peserta juga terlihat membentangkan poster dan spanduk berisi tuntutan yang menyoroti persoalan ekonomi, harga kebutuhan pokok, serta penggunaan anggaran negara.
Kepadatan massa menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Sudirman-Thamrin berjalan tersendat. Sejumlah kendaraan harus melambat saat melintasi lokasi aksi yang dipadati ribuan demonstran. Aparat keamanan tampak berjaga di sejumlah titik untuk mengatur pergerakan massa dan arus kendaraan.
Memasuki sore hari, jumlah peserta aksi terus bertambah. Massa yang mengenakan almamater berbagai warna terlihat memadati hampir seluruh area yang menjadi titik konsentrasi demonstrasi. Suasana sempat memanas ketika peserta aksi berusaha mendekati area yang dijaga aparat, namun situasi tetap dapat dikendalikan.
Hingga malam hari, ribuan mahasiswa masih bertahan di kawasan Bundaran HI. Gemuruh yel-yel dan seruan perjuangan terus terdengar di tengah keramaian ibu kota. Lampu kendaraan dan gedung-gedung tinggi di sekitar lokasi menjadi latar aksi yang berlangsung hingga larut malam.
Aksi tersebut menjadi salah satu demonstrasi mahasiswa terbesar yang berlangsung di pusat Jakarta sepanjang tahun ini. Massa menyuarakan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi nasional dan meminta adanya perhatian lebih terhadap persoalan yang dirasakan masyarakat.
Sampai aksi berakhir, situasi di sekitar Bundaran HI tetap berada dalam pengawasan aparat keamanan. Massa kemudian berangsur membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan aspirasi mereka.









