Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Wamen Viva Yoga Dorong Program Trans Lokal Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan di Papua

Avatar photo
44
×

Wamen Viva Yoga Dorong Program Trans Lokal Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan di Papua

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat memberikan sambutan dalam Musrenbang RKPD dan Otonomi Khusus Tahun 2027 Kabupaten Manokwari, Papua Barat

TINTAJURNALISNEWS –Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa program Trans Lokal menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, mengurangi ketimpangan sosial, serta mewujudkan kesetaraan pembangunan di wilayah Papua.

Hal tersebut disampaikan Viva Yoga saat memberikan sambutan secara virtual dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) dan Otonomi Khusus Tahun 2027 Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Rabu (6/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Viva Yoga mengungkapkan dirinya baru saja melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Transmigrasi Prafi, Kabupaten Manokwari. Selain bersilaturahmi dengan masyarakat dan para kepala suku, ia juga meninjau rehabilitasi serta pembangunan toilet sekolah di kawasan tersebut.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  Ketua GRIB Jaya Klaim Lahan di Tanah Abang Bukan Milik Negara, Minta Pembuktian Legalitas

“Kementerian Transmigrasi fokus menjalankan lima program unggulan, yakni Trans Tuntas, Trans Patriot, Trans Gotong Royong, Trans Karya Nusa, dan Trans Lokal. Untuk Papua, fokus kami adalah Trans Lokal,” ujar Viva Yoga.

Menurutnya, program Trans Lokal bertujuan mengurangi kesenjangan sosial, mencegah konflik sosial, serta memastikan masyarakat lokal mendapatkan kesempatan yang sama dalam pembangunan. Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat kohesi sosial di kawasan transmigrasi.

“Kita dorong transmigran lokal sebagai motor penggerak pembangunan,” tegasnya.

Viva Yoga menjelaskan, pada tahun 2025 program Trans Lokal telah dilaksanakan di sejumlah wilayah di Indonesia, di antaranya Rempang Kota Batam, Kepulauan Riau sebanyak 504 KK, Pulau Nibung dan Sungai Baru Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah sebanyak 290 KK, hingga Domande Kabupaten Merauke Papua Selatan sebanyak 100 KK.

BACA JUGA:  Rokok Ilegal H&D dan OFO Bebas Beredar di Kepri: Siapa yang Bermain di Balik Bisnis Gelap Ini?

Sementara pada tahun 2026, program Trans Lokal direncanakan hanya berlangsung di tiga kawasan, yakni Batam, Poso, dan Halmahera Tengah. Untuk wilayah Pulau Papua sendiri, tahun ini belum terdapat pelaksanaan program tersebut.

“Namun dalam Musrenbang RKPD ini bisa saja muncul aspirasi dan rekomendasi terkait perencanaan Trans Lokal di Manokwari,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan lahan transmigrasi yang berstatus clean and clear agar tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan ataupun sengketa lahan di kemudian hari.

“Tidak boleh tumpang tindih dengan kawasan lain. Jika sudah terbukti clean and clear, maka Tim Kementerian Transmigrasi akan melakukan penilaian,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Viva Yoga turut menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara pemerintah, tokoh adat, kepala suku, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Tanah Papua.

BACA JUGA:  Presiden Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi Mitra Strategis Pemda Selesaikan Masalah Daerah

“Kementerian Transmigrasi bersama tokoh adat, kepala suku, dan masyarakat terus bahu membahu membangun Papua. Sesuai pesan Presiden Prabowo Subianto, Papua adalah masa depan Indonesia,” pungkasnya.