Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
HUKUM & KRIMINALLapas

Petugas Lapas Batam Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu di Area Branggang

Avatar photo
264
×

Petugas Lapas Batam Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu di Area Branggang

Sebarkan artikel ini
Dok. Lapas Batam

TINTAJURNALISNEWS –Kewaspadaan petugas kembali membuahkan hasil. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam berhasil mengamankan bungkusan mencurigakan yang diduga berisi narkotika di area branggang Blok D, Jumat (27/3/2026) pagi.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 09.54 WIB saat petugas kegiatan kerja (Giatja), Ade Setiawan, tengah melakukan pengawasan terhadap warga binaan yang sedang beraktivitas di kebun, termasuk menyiram tanaman sayur. Dalam patroli tersebut, ia melihat sebuah bungkusan mencurigakan tergeletak di samping tembok branggang.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Menyadari potensi ancaman keamanan, Ade segera melaporkan temuannya kepada Kepala Seksi Kegiatan Kerja. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP).

Menindaklanjuti laporan tersebut, KPLP langsung memerintahkan Kepala Jaga untuk melakukan pemeriksaan sekitar pukul 09.58 WIB. Proses pemeriksaan dilakukan di Pos 3 dengan disaksikan sejumlah pejabat terkait, termasuk Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban serta Kasubsi Keamanan.

BACA JUGA:  Lubang Tambang Berserak di Berbagai Titik, Penertiban Tambang Ilegal di Bintan Dinilai Tak Tepat Waktu  

Setelah diamankan, bungkusan tersebut dibawa ke ruang Kepala Jaga untuk dibuka. Hasilnya, petugas menemukan empat paket sedang berisi serbuk putih berbentuk kristal yang diduga kuat merupakan narkotika jenis sabu. Selain itu, turut ditemukan sebuah jam tangan dan gembok kecil di dalam bungkusan tersebut.

Atas temuan tersebut, KPLP segera melaporkan kepada Kepala Lapas Batam. Selanjutnya, Kalapas Batam langsung berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang serta melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kepulauan Riau.

Kalapas Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan bahwa penemuan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Ini bukti bahwa pengawasan terus kami tingkatkan. Kami berkomitmen memperkuat razia rutin serta memberantas peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Amsakar–Li Claudia Apresiasi Solidaritas Warga dan Dunia Usaha Batam untuk Korban Bencana di Sumatra

Lapas Batam memastikan akan terus memperketat pengamanan guna menutup celah masuknya barang terlarang ke dalam area lapas.

HUKUM & KRIMINAL

Polemik proyek PT Gandasari Shipyard Bintan kini semakin menjadi perhatian publik. Sorotan tidak lagi hanya tertuju kepada kementerian di tingkat pusat, tetapi juga mengarah kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Bintan yang dinilai tidak boleh bersikap pasif terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.