Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONAL

Kajati Kepri: Hari Pahlawan Momentum Meneladani Kesabaran dan Keikhlasan Para Pejuang

Avatar photo
162
×

Kajati Kepri: Hari Pahlawan Momentum Meneladani Kesabaran dan Keikhlasan Para Pejuang

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Kepala Kejati Kepri J. Devy Sudarso memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025

TINTAJURNALISNEWS –Semangat kepahlawanan menggema di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau. Kepala Kejati Kepri J. Devy Sudarso memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025, Senin (10/11), dengan penuh khidmat.

Upacara yang diikuti oleh para asisten, kepala kejaksaan negeri se-Kepri, koordinator, pejabat struktural, serta seluruh pegawai Kejati Kepri itu menjadi momen refleksi dan penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Dalam amanatnya, Kajati Kepri membacakan pesan Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf, yang mengangkat tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”

Ia mengajak seluruh jajaran untuk meneladani semangat dan keikhlasan para pahlawan yang telah berjuang bukan demi dirinya sendiri, melainkan untuk masa depan bangsa Indonesia.

BACA JUGA:  Panglima TNI Mutasi 42 Pati: Penyegaran Besar di Tiga Matra

“Kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Ia lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” ujar Kajati dalam amanatnya.

Kajati Kepri menegaskan, ada tiga nilai utama yang perlu diteladani dari para pahlawan bangsa:

1. Kesabaran dalam perjuangan. Para pahlawan sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, dan menunggu momentum dengan ketulusan.

2. Mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Mereka tidak mengejar jabatan atau balasan, melainkan kembali mengabdi kepada rakyat.

3. Pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi penerus, menjadikan perjuangan sebagai ibadah dan pengorbanan yang abadi.

Kajati juga mengingatkan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Dukung Program Pemerintah Makan Gizi Gratis, Pos Teluk Arguni Bagikan Makanan Kepada Murid SDN Inpres Bofuwer

“Semangat membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal harus terus hidup,” tegasnya.

Menurutnya, semangat itu sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya ketahanan nasional, kemajuan pendidikan, penegakan keadilan sosial, serta pembangunan manusia Indonesia yang sehat dan berdaya.

Di akhir amanat, Kajati mengajak seluruh peserta upacara untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih keras, berpikir jernih, dan melayani lebih tulus.

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak padam,” ujarnya menutup amanat.

Upacara berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi refleksi bersama bahwa perjuangan belum usai. Kini, setiap pengabdian dan kerja nyata adalah wujud penghormatan bagi mereka yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan.

BACA JUGA:  GAMNR Minta DPRD Kepri Tegas Batalkan Kebijakan Privatisasi Gurindam 12

 

 

Sumber resmi: Kasi Penkum Kejati Kepri: Yusnar Yusuf Hasibuan, S.H., M.H.

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.