Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
HUKUM & KRIMINAL

Ketua LAMI Kepri Minta Kapolda Turun Tangan Terkait Penangkapan Pekerja Tambang Ilegal di Bintan: “Jangan Biarkan Penambang Kecil Jadi Tumbal!”

Avatar photo
185
×

Ketua LAMI Kepri Minta Kapolda Turun Tangan Terkait Penangkapan Pekerja Tambang Ilegal di Bintan: “Jangan Biarkan Penambang Kecil Jadi Tumbal!”

Sebarkan artikel ini
Datok Agus Ramdah

TINTAJURNALISNEWS –Ketua LAMI Kepri, Datok Agus Ramdah, angkat suara keras menanggapi kisruh penangkapan pekerja tambang pasir ilegal oleh jajaran Polres Bintan pada 15 Juli 2025.

Menyikapi munculnya bantahan dari istri salah satu pekerja yang ditahan, yakni Osmon, Datok Agus menyebut kasus ini tidak bisa dibiarkan menjadi pengalihan isu yang mengorbankan rakyat kecil.

“Saya minta Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin turun tangan langsung. Jangan cuma pekerja rendahan yang ditangkap, sementara aktor intelektualnya malah diselamatkan.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Kalau benar ada sosok bernama Nababan yang diduga sebagai pemodal dan pengendali di balik tambang ilegal ini, ya harus diperiksa secara serius. Jangan main sandiwara hukum,” tegas Datok Agus saat dimintai tanggapan oleh Tinta Jurnalis News, Kamis (24/7/2025).

BACA JUGA:  Aksi Bernyanyi Eks Wamenaker Noel di Pengadilan Tipikor Viral di Media Sosial

Menurutnya, pernyataan istri Osmon yang menyebut bahwa semua alat hingga dana operasional berasal dari Nababan menunjukkan ada struktur peran yang lebih besar dalam praktik ilegal ini.

“Ini bukan sekadar kasus pinjam-meminjam uang. Kalau memang benar Nababan yang membiayai dan menyuruh bekerja, berarti dia bukan sekadar pendukung pasif, tapi aktor utama. Maka harus ada penindakan yang adil,” imbuhnya.

Datok Agus juga mengingatkan agar pihak kepolisian tidak bermain opini atau membangun narasi yang menjauhkan publik dari fakta.

“Kalau framing terus dilakukan untuk menyelamatkan yang kuat dan mengorbankan yang lemah, itu namanya mencederai hukum,” ujarnya dengan nada geram.

Ia menutup dengan seruan kepada institusi kepolisian agar menjaga marwah penegakan hukum yang bersih, transparan, dan tidak tebang pilih.

BACA JUGA:  Inisial B Diduga Dalang Penjemputan 5 Lori Scrap di PT BAI, Kasus Masih Menggantung

“Jangan biarkan penambang kecil jadi tumbal. Bongkar tuntas, siapa pun bekingnya!”