Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Tanjungpinang

Kang Emil “Generasi Muda Indonesia Wajib Ke Penyengat Untuk Tahu Akar Bahasa Persatuan”

Avatar photo
138
×

Kang Emil “Generasi Muda Indonesia Wajib Ke Penyengat Untuk Tahu Akar Bahasa Persatuan”

Sebarkan artikel ini

Gubernur Kepri Ajak Gubernur Jabar Keliling Pulau Penyengat, Minggu (31/3). Foto Diskominfo Kepri

Tintajurnalisnews –Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengajak Gubernur Jawa Barat 2018-2023 Ridwan Kamil berkunjung ke Pulau Penyengat untuk melihat arsitektur Masjid Raya Sultan Riau pada Minggu (31/3).

Setibanya di Pulau Penyengat, Ridwan Kamil bersama Gubernur Ansar langsung menunaikan ibadah sholat Zuhur berjamaah di Masjid Sultan Riau. Pria yang akrab disapa Kang Emil inipun kemudian melihat keindahan arsitektur Masjid Sultan Riau yang dibangun tahun 1803.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Sebagai arsitektur ulung yang telah banyak merancang masjid terkenal di Indonesia, Kang Emil terlihat begitu takjub dengan bentuk Masjid Sultan Riau. Terlebih setelah ia tahu salah satu bahan campuran untuk membangun masjid ini adalah putih telur.

BACA JUGA:  Viral di TikTok! Pengakuan Warga Batam Didatangi Oknum Bersenjata Mengaku BNN, Diminta Tebusan Ratusan Juta

Kang Emil juga masuk ke dalam Rumah Sotoh di pelataran Masjid Sultan Riau untuk melihat beragam koleksi Kutubkhanah Marhum Ahmadi yang dipamerkan dalam Pameran Kitab dan Mushaf Al Qur’an.

Selanjutnya, dari Masjid Sultan Riau, Kang Emil bergerak menuju makam Raja Ali Haji dan makam Raja Haji Fisabilillah untuk berziarah sekaligus mendengarkan dengan seksama perjuangan dua tokoh pahlawan nasional tersebut.

Kang Emil pun mengakhiri kunjungannya di Pulau Penyengat dengan meninjau Balai Adat ini dan melihat rancangan pembangunan Monumen Bahasa Nasional yang dipaparkan Gubernur Ansar.

Dalam keterangannya, Kang Emil yang baru pertama kali berkunjung ke Pulau Penyengat mengaku terkesima dengan kekayaan budaya dan warisan Melayu yang ada di Pulau Penyengat. Salah satunya adalah Gurindam Dua Belas yang merupakan karya monumental Raja Ali Haji.

BACA JUGA:  Jambore Kader PKK Ke 8 Tingkat Kota Tanjungpinang

“Yang paling dikenal oleh kita generasi pasca kemerdekaan adalah ternyata bahasa persatuan kita bahasa Indonesia ternyata akarnya datang dari sini,” kata Kang Emil.

Menurutnya, bahasa Indonesia adalah perekat utama bangsa Indonesia yang terdiri dari beranekaragam suku dan bahasa daerah. Ia menambahkan ada banyak negara lain yang pecah karena tidak mempunyai bahasa nasional yang kuat.

“Karena itu seluruh generasi muda Indonesia wajib datang ke Penyengat untuk mempelajari sejarah bahasa Indonesia dari tempat kelahirannya,” ujar Kang Emil.

Kang Emil juga mengapresiasi sentuhan Gubernur Ansar yang telah menata Pulau Penyengat menjadi sangat rapi dan indah dengan penataan jalan dan trotoar di Pulau Penyengat.

BACA JUGA:  Ace Hardware Resmi Dibuka di Tanjungpinang, Menawarkan Beragam Produk Berkualitas

“Fasilitasnya juara satu, saya kira salah satu desa paling rapi dan indah yang pernah saya kunjungi adalah pulau Penyengat,” kata Kang Emil.

Sementara itu, Gubernur Ansar yang  didampingi PJ Walikota Tanjungpinang Hasan mengakui kunjungan Ridwan Kamil ke Pulau Penyengat sangat bermanfaat untuk penataan Pulau Penyengat kedepannya.

“Kita tahu Kang Emil adalah salah satu Gubernur terbaik di Indonesia, Kang Emil banyak memberikan masukan tadi dan teman diskusi yang baik untuk penataan Pulau Penyengat,” kata Gubernur Ansar(*)

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp