Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Jakarta

Menkeu Sri Mulyani Terima Dubes Jepang, Bahas Penguatan Investasi dan Permodalan Inovatif

Avatar photo
135
×

Menkeu Sri Mulyani Terima Dubes Jepang, Bahas Penguatan Investasi dan Permodalan Inovatif

Sebarkan artikel ini

Gedung Kemkeu RI

TINTAJURNALISNEWS -Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, H.E. Masaki Yasushi, serta Chief Investment Officer (CIO) Development Bank of Japan (DBJ), Shingo Kobayashi, dalam pertemuan yang membahas penguatan kerja sama investasi dan permodalan inovatif di Indonesia. Pertemuan ini berlangsung pada Kamis (6/3) di Jakarta.

DBJ, sebagai bank milik pemerintah Jepang, telah menjalin kemitraan dengan Indonesia Investment Authority (INA) sejak 2023 untuk mendorong hybrid capital solutions. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan investasi sektor swasta, mendukung pertumbuhan berkelanjutan, serta memperkuat pasar keuangan Indonesia melalui solusi permodalan yang inovatif.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“DBJ merupakan mitra penting dalam mendukung ekosistem keuangan Indonesia. Sejak 2023, DBJ dan INA telah bekerja sama dalam mendorong hybrid capital solutions yang inovatif dan berdampak bagi perekonomian nasional,” ujar Sri Mulyani.

BACA JUGA:  Menteri ESDM Ingatkan Pemudik Cek Keamanan Listrik Sebelum Mudik Lebaran 2025

Lebih lanjut, Menkeu menegaskan bahwa sinergi antara Indonesia dan Jepang ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pasar keuangan domestik serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia. “Melalui pertemuan hari ini, kami berkomitmen akan terus memperkuat kolaborasi yang berkelanjutan bagi ekosistem keuangan Indonesia,” tambahnya.

Dengan semakin eratnya kerja sama antara Indonesia dan Jepang, diharapkan berbagai inisiatif permodalan dapat berkembang lebih pesat dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Sunber: Kemkeu RI