Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Tanjungpinang

Perbaikan Traffic Light Kota Piring Tanjungpinang Dikebut, Pekerja Hadapi Kendala Kabel dan Pipa

Avatar photo
147
×

Perbaikan Traffic Light Kota Piring Tanjungpinang Dikebut, Pekerja Hadapi Kendala Kabel dan Pipa

Sebarkan artikel ini

Foto di Lokasi

TintaJirnalisNews –Sejumlah pekerja sedang melakukan perbaikan di Jalan Traffic light Kota Piring, Kamis (6/2/2025) siang.

Sebagaimana diketahui Traffic light Kota Piring ambruk akibat terjadi penggerusan tanah di drainase tersebut saat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Selain itu arus lalu lintas hingga kini masih diberlakukan satu arah dari arah Jalan DI Panjaitan menuju Simpang Kota Piring.

Tampak di lokasi, para pekerja sedang mengerjakan perbaikan dibantu dengan satu unit alat berat excavator.

Cecep Mandor pekerja mengatakan, ia bersama lainnya bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin

“Terkait masalah kemarin ada roboh juga tiang Traffic light-nya itu kan akhirnya kita kerjakan secepatnya agar gak mengganggu aktivitas kendaraan, jangan sampai kalau sudah roboh lebih repot lagi,” ujar Cecep.

BACA JUGA:  Bawaslu Tanjungpinang Dalam Sorotan: Pengembalian Beras Munculkan Tanda Tanya Besar Soal Netralitas

Ia menuturkan terdapat kendala dalam proses pengerjaan itu, namun Cecep belum bisa memberikan keterangan terkait pengerjaannya.

“Cuma disini kita terkendala dengan adanya kabel dan pipa air itu aja yang jadi kendala. Kalau target itu kapasitasnya orang GS harusnya kan. Kita sih ini hanya sebatas bisa dibilang orang pekerja aja,” ungkap Cecep.

Saat ini dalam pengerjaan itu sedang tahap pemasangan bronjong kawat berukuran panjang 1,5 meter, tinggi dan lebar 1 meter.

Bronjong kawat ini nantinya diisi dengan batu untuk menjaga kestabilan tanah tanpa perlu menggunakan material cor.

“Kalau ini kan kita isi dengan batu seperti macam batu miring. Di dalam bronjong disusun batu sebagai penahan tanah,” terang Cecep.

BACA JUGA:  Ketua GAMNR Tanjungpinang Desak Pengawasan Ketat Pelabuhan Resmi dan Penertiban Pelabuhan Tikus di Kepri

Dirinya bersama pekerja lainnya, bekerja melakukan perbaikan sejak pagi hingga sore hari, namun jika diperlukan mereka siap hingga malam hari.

“Kalau kita hanya sampai batas sore aja jam 5, kalau memang nanti diperlukan, urgent sifatnya gitu kan, kalau mesti harus sampai malam ya, malam juga kita kerjakan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Reservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kepri, Suji Hartanto, menambahkan bahwa pekerjaan pondasi sedang berjalan.

“Kami sudah mulai melakukan pengecoran lantai kerja setelah sebelumnya memasang pondasi pancang dengan kayu besar,” jelasnya.

Suji juga memastikan bahwa kabel lampu lalu lintas yang sempat dilepas akan dipasang kembali setelah proses perbaikan rampung.

BACA JUGA:  Ijazah Khairul Anam Masih Mandek, Paman Korban Pertanyakan Proses: “Kenapa Kami Terus?” Ketua PWI Kepri Tegaskan: Polisi Harus Koordinasi dengan Dewan Pers

“Kami usahakan perbaikan selesai dalam waktu satu bulan, tergantung cuaca,” pungkas Suji.

(Len)