Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Tanjungpinang

Bahaya Mercun! Anak 9 Tahun Jadi Korban, Orang Tua Diimbau Lebih Waspada

Avatar photo
105
×

Bahaya Mercun! Anak 9 Tahun Jadi Korban, Orang Tua Diimbau Lebih Waspada

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

AB Korban Mercun

TintaJurnalisNews –Mendekati pergantian tahun, insiden memilukan menimpa AB, seorang anak berusia 9 tahun di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. AB mengalami luka serius di matanya akibat ledakan mercun lidi yang dibelinya di kawasan Meja Tujuh. Insiden ini kembali menjadi peringatan akan bahaya mercun, terutama bagi anak-anak yang tidak memahami risikonya.

Orang tua AB mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. “Kami tidak menyangka mainan seperti itu bisa mencederai anak kami,” ujar RN, orang tua AB, dengan nada sedih. Tak hanya itu, kekecewaan semakin bertambah setelah klaim BPJS untuk pengobatan AB ditolak oleh rumah sakit. Akibatnya, AB harus dibawa ke tempat lain untuk mendapatkan perawatan.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  Krisis Anggaran Tanjungpinang: Sekda Zulhidayat Didukung Pemotongan TPP ASN, DPRD Yuniarni Pustoko Weni Menolak Keras

Bahaya Serius Mercun untuk Mata Anak

Ledakan mercun dapat menyebabkan cedera parah, termasuk kerusakan permanen pada mata. Dalam beberapa kasus, luka akibat mercun bisa menyebabkan kebutaan. Anak-anak, yang sering kali tidak memahami bahaya ini, menjadi kelompok paling rentan.

Imbauan untuk Orang Tua dan Masyarakat

1. Awasi Ketat Anak-Anak: Jangan biarkan anak-anak membeli atau bermain mercun tanpa pengawasan.

2. Hindari Penggunaan Mercun: Pilih cara lain untuk merayakan pergantian tahun yang lebih aman dan ramah anak.

3. Patuhi Larangan: Banyak daerah telah melarang penggunaan mercun untuk menghindari risiko kecelakaan.

Peran Pemerintah dan Aparat

Pemerintah dan aparat diharapkan lebih tegas dalam mengawasi peredaran mercun, terutama di kawasan yang rawan kecelakaan. Sosialisasi mengenai bahaya mercun juga perlu ditingkatkan agar masyarakat memahami risiko yang dapat terjadi.

BACA JUGA:  Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Kepri Pimpin Bhakti Sosial dan Penanaman Ribuan Pohon di Rempang

Kesimpulan:

Insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih bijak dalam merayakan pergantian tahun. Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai ada lagi korban akibat kelalaian atau kurangnya pengawasan.

Rayakan pergantian tahun dengan aman, tanpa korban, tanpa tangis.