Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Waspada Hoaks! Viral Ajakan Tarik Uang Massal dari Bank, Pakar Ekonomi: Itu Tindakan Keliru dan Berbahaya

Avatar photo
38
×

Waspada Hoaks! Viral Ajakan Tarik Uang Massal dari Bank, Pakar Ekonomi: Itu Tindakan Keliru dan Berbahaya

Sebarkan artikel ini
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Komdigi

TINTAJURNALISNEWS –Viral di platform media sosial X (sebelumnya Twitter), sebuah unggahan yang mengajak masyarakat untuk menarik seluruh tabungan mereka dari bank. Narasi dalam unggahan tersebut menyebutkan bahwa penarikan perlu dilakukan sebelum uang “dirampok” oleh pemerintah.

Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks. Dikutip dari Tempo.co, Sabtu (5/4/2025), Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, menegaskan bahwa ajakan menarik dana tabungan secara massal adalah tindakan keliru dan berpotensi merugikan banyak pihak.

“Penarikan uang secara besar-besaran dari bank bisa menyebabkan likuiditas terganggu, bank kolaps, sistem keuangan tidak stabil, dan bahkan memicu krisis finansial,” ujar Esther.

Ia menambahkan, secara prinsip, pemerintah tidak memiliki kewenangan atau niat untuk mengambil dana dari rekening tabungan masyarakat.

Senada dengan itu, Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah, juga mengingatkan bahwa ajakan seperti itu sangat membahayakan kestabilan perekonomian nasional. “Masyarakat tidak perlu panik berlebihan. Percayakan kepada sistem keuangan yang ada dan tetap tenang,” tegasnya.

Para ahli menekankan pentingnya literasi keuangan di era digital agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi menyesatkan yang beredar di media sosial.

Sumber: TEMPO.CO – TBN

Example 120x600
NASIONAL

Dalam pernyataannya, Pigai menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah awal guna mempersiapkan upaya Indonesia merebut kursi penting tersebut.

“Hari ini, Kementerian HAM bersama Kementerian Luar Negeri serta Wakil Kepala Bappenas telah mengambil posisi. Kami akan merebut jabatan Presiden Dewan HAM PBB,” ujar Pigai di hadapan para tamu undangan dan pemangku kebijakan yang hadir.

NASIONAL

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan pentingnya keseragaman informasi publik di tengah penanganan bencana di wilayah Sumatera. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Media, Komunikasi, dan Informasi Publik yang digelar melalui skema hybrid.