TINTAJURNALISNEWS —Warga Kelurahan Tanjunguban Timur, Kecamatan Bintan Utara, menyuarakan harapan besar kepada pemerintah daerah terkait peningkatan infrastruktur jalan berupa pelebaran bahu jalan, pembangunan drainase, serta penambahan penerangan lampu jalan.
Keluhan tersebut disampaikan menyusul kondisi akses jalan utama menuju Kantor Camat Bintan Utara dan Kantor Kelurahan Tanjunguban Timur yang dinilai semakin sempit, minim penerangan, serta tidak dilengkapi saluran drainase yang memadai. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat musim hujan.
Ketua RW 01 Tanjunguban Timur, Sunarto, menyampaikan bahwa warga telah lama mengeluhkan kondisi jalan yang dinilai sudah tidak layak.
“Warga menginginkan pelebaran bahu jalan, karena jalan yang ada sekarang sempit dan berbahaya. Tidak adanya drainase menyebabkan penggerusan di sisi-sisi aspal. Bahkan ada bagian jalan yang di pinggirnya langsung jurang. Selain itu, penerangan lampu jalan di malam hari juga sangat minim,” ujar Sunarto.

Ia menjelaskan, pelebaran bahu jalan, pembangunan drainase, dan penerangan jalan merupakan elemen penting dalam menunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Drainase berfungsi mengalirkan air hujan agar tidak merusak badan jalan, sementara penerangan dibutuhkan untuk meningkatkan visibilitas, terutama di titik-titik rawan kecelakaan.
Sunarto juga mengungkapkan bahwa aspirasi warga tersebut telah berulang kali disampaikan melalui forum resmi.
“Sudah sering kami sampaikan melalui musrenbang, mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. Namun sampai saat ini belum terealisasi dan belum ada tanggapan dari pemerintah daerah,” tambahnya.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Tanjunguban Timur, Ramlan. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya mendorong percepatan realisasi perbaikan infrastruktur tersebut.
“Kami sudah berupaya dengan menanyakan langsung kepada pihak kecamatan. Dari camat disampaikan akan diusahakan. Kami berharap hal ini bisa segera ditanggapi,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut, mengingat akses jalan tersebut merupakan jalur utama pelayanan pemerintahan dan aktivitas masyarakat. Peningkatan infrastruktur dinilai penting demi keselamatan, keamanan, kenyamanan pengguna jalan, serta mendukung kemajuan wilayah Tanjunguban, khususnya Tanjunguban Timur. Bersambung
[NANANG]












