Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Bogor

Wakasad: Komponen Cadangan Pilar Penting Pertahanan Nasional

Avatar photo
243
×

Wakasad: Komponen Cadangan Pilar Penting Pertahanan Nasional

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"400666844023201","type":"ugc"}]}}

Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2025

TintaJurnalisNews –Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R membuka secara resmi Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2025. Upacara pembukaan digelar di Lapangan Wirayudha, Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi), Kota Bogor, Rabu (15/1/2025).

Sebanyak 287 peserta, terdiri dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pertahanan, mengikuti program pelatihan yang berlangsung selama 1,5 bulan. Program ini bertujuan memperkuat kapasitas pertahanan nasional melalui implementasi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Dalam amanat tertulis Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin yang dibacakan oleh Wakasad, ditegaskan bahwa Komcad memiliki peran strategis sebagai kekuatan cadangan yang mampu merespons berbagai ancaman, baik tradisional maupun non-tradisional.

BACA JUGA:  Perkuat Transparansi, Kemenko Polhukam Bahas Progres Revisi UU KIP Nomor 14 Tahun 2008

“Ancaman yang semakin kompleks harus dikelola secara modern dan terintegrasi. Oleh karena itu, jumlah anggota Komcad perlu ditingkatkan dengan merekrut generasi muda dari berbagai latar belakang. Pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman, termasuk teknologi siber dan operasi di lingkungan perkotaan, juga menjadi prioritas,” ujar Wakasad.

Selain memperkuat pertahanan, pelatihan ini juga menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air. Para peserta diharapkan mampu menjadi teladan dalam menyebarkan semangat kebangsaan dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pahami dan aplikasikan setiap ilmu yang didapat selama pelatihan. Kalian adalah bagian penting dalam sistem pertahanan negara. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga yang bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Wakasad.

BACA JUGA:  Kemhan Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir Bandang di Citeureu

Pelatihan ini mencerminkan komitmen TNI AD dan Kementerian Pertahanan untuk terus meningkatkan kesiapan dan kapasitas pertahanan nasional dalam menghadapi tantangan masa depan.

(Sumber Dispenad)