Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONAL

Viral! Foto Presiden RI Dicatut dalam Isu Mafia Rokok Ilegal, Datok Agus Desak Polda Kepri Bertindak Tegas

Avatar photo
143
×

Viral! Foto Presiden RI Dicatut dalam Isu Mafia Rokok Ilegal, Datok Agus Desak Polda Kepri Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"400666844023201","type":"ugc"}]}}

Ketua Lami Kepri, Datok Agus Ramdah

TintaJurnalisNews –Publik dihebohkan dengan pemberitaan yang mencatut foto Presiden Republik Indonesia dalam dugaan aktivitas mafia rokok ilegal di Kepulauan Riau. Tindakan ini memicu kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk LAMI Kepri, yang mendesak Polda Kepri dan jajarannya untuk segera mengambil langkah tegas.

Ketua LAMI Kepri, Datok Agus Ramdah, menilai pencatutan foto Presiden dalam isu ilegal seperti rokok merupakan tindakan yang tidak hanya mencederai wibawa negara, tetapi juga melampaui batas etika.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga soal kehormatan negara. Kami mendesak Polda Kepri dan jajarannya untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mencatut nama atau foto Presiden dalam konteks seperti ini,” ujar Datok Agus.

BACA JUGA:  Rokok Ilegal H&D dan OFO Bebas Beredar di Kepri: Siapa yang Bermain di Balik Bisnis Gelap Ini?

Ia juga menyoroti maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Kepri yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda pemberantasan serius. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan lemahnya penegakan hukum terhadap jaringan mafia rokok ilegal yang semakin subur.

“Kami berharap Polda Kepri segera mengusut tuntas kasus ini. Jangan biarkan masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum. Rokok ilegal ini bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menciptakan preseden buruk,” tambahnya.

Desakan ini mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap lambannya penanganan kasus serupa di masa lalu. Publik kini menunggu langkah konkret dari Polda Kepri untuk menindak tegas pihak-pihak yang terlibat, sekaligus menjaga nama baik institusi negara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Polda Kepri terkait langkah yang akan diambil. Namun, tekanan publik diharapkan mampu mendorong aparat bertindak cepat dan transparan.

BACA JUGA:  Polri Raih Predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat

(Part II)

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.