Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONAL

Tinjau Perayaan Natal 2025, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden di Gereja Katedral dan Immanuel

Avatar photo
250
×

Tinjau Perayaan Natal 2025, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden di Gereja Katedral dan Immanuel

Sebarkan artikel ini
Kunjungan ke Gereja Katedral dan Gereja Immanuel, Jakarta

TINTAJURNALISNEWS —Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago melakukan kunjungan ke Gereja Katedral dan Gereja Immanuel, Jakarta, Rabu (24/12/2025), dalam rangka memantau langsung situasi keamanan perayaan Natal 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan Natal, sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, tertib, dan khidmat.

“Hari ini kami mengunjungi dua gereja, yang pertama di Gereja Katedral dan yang kedua di Gereja Immanuel. Kami datang untuk menyampaikan pesan Bapak Presiden yang mengucapkan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani. Pemerintah hadir untuk memastikan umat dapat beribadah dengan tenang dan aman,” ujar Menko Polkam.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Selain menyampaikan pesan Presiden, Menko Polkam juga mengajak seluruh jemaat untuk turut mendoakan saudara-saudara sebangsa yang saat ini terdampak bencana di sejumlah wilayah, seperti Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

BACA JUGA:  Pendaftaran Komcad 2024 Resmi Dibuka, 1.000 Formasi Untuk Lulusan SMA/SMK, Baca !

Menurutnya, para korban bencana tersebut juga ingin merayakan Natal, namun harus menghadapi kondisi yang penuh keterbatasan.

“Oleh karena itu, kami mengajak umat untuk mendoakan agar saudara-saudara kita yang terdampak bencana dapat segera bangkit, sekaligus mendoakan pemerintah agar mampu menyelesaikan dan membantu berbagai persoalan yang dihadapi bangsa ini,” katanya.

Pesan serupa turut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Ia menyampaikan bahwa Presiden mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menumbuhkan empati di tengah suka cita Natal, mengingat masih banyak warga yang merayakan Natal dalam kondisi pengungsian akibat bencana.

“Di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, saudara-saudara kita masih berjuang menghadapi bencana. Ada yang merayakan Natal jauh dari rumah, bahkan dalam pengungsian,” ujar Pratikno.

BACA JUGA:  Polri Tegaskan Korban TPPO Tak Boleh Dipidana, Negara Wajib Hadir Beri Perlindungan

Ia menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja keras untuk memberikan perlindungan, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, menyalurkan bantuan darurat, serta melakukan pemulihan infrastruktur, logistik, lahan pertanian, hingga pembangunan hunian sementara dan hunian tetap.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri menurunkan sekitar 147 ribu personel gabungan untuk mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025. Pengamanan dilakukan melalui apel kesiapan, termasuk melibatkan unsur masyarakat dan organisasi kemasyarakatan seperti Banser.

“Kegiatan pengamanan ini merupakan wujud nyata Bhineka Tunggal Ika. Seluruh elemen bangsa, tanpa membedakan agama, bersatu untuk memberikan jaminan rasa aman bagi umat yang melaksanakan ibadah,” jelas Kapolri.

Di lokasi yang sama, Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan aparat keamanan atas perhatian serta kehadiran langsung dalam memastikan pengamanan Misa Natal 2025.

BACA JUGA:  Prabowo Nyatakan Perang terhadap Mafia SDA, Penghalang Satgas PKH Dianggap Lawan Negara

Menurutnya, kehadiran para pejabat negara memberikan keyakinan dan semangat kepada umat Katolik bahwa pemerintah selalu hadir dalam setiap perayaan keagamaan.

“Kami mendoakan agar para pejabat yang mengemban amanah bangsa senantiasa diberikan kekuatan dan kebijaksanaan untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya, demi Tuhan dan Tanah Air,” ujar Kardinal Suharyo.

Sumber: Kemenko Polkam RI

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.