Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
PEMERINTAHAN

Satgas Yonif 123/Rajawali Pos Koroway Gelar Patroli, Bagikan Sembako dan Layanan Kesehatan untuk Warga Kampung Mabul

Avatar photo
182
×

Satgas Yonif 123/Rajawali Pos Koroway Gelar Patroli, Bagikan Sembako dan Layanan Kesehatan untuk Warga Kampung Mabul

Sebarkan artikel ini
kegiatan bakti sosial
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS —Satgas Yonif 123/Rajawali Pos Koroway melaksanakan patroli rutin yang sekaligus diisi dengan kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako dan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat, pada Jumat (28/11/2025).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Danpos Koroway, Letda Inf Mahyaruddin Salim, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain menyerahkan paket sembako, personel Satgas juga membawa tenaga kesehatan untuk memberikan pemeriksaan dasar dan pengobatan gratis bagi warga yang selama ini terkendala jarak menuju fasilitas medis.

kegiatan bakti sosial

Dansatgas Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan S.H., M.Han., menegaskan bahwa agenda tersebut merupakan bagian dari komitmen prajurit dalam membantu masyarakat di wilayah penugasan.

“Kami hadir untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya di daerah dengan akses kesehatan yang terbatas. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Yakop Lamaha, tokoh adat Kampung Mabul, yang menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian Satgas. Ia menilai kehadiran prajurit membawa manfaat besar, terutama bagi warga yang jarang mendapat pemeriksaan kesehatan.

kegiatan bakti sosial

Kegiatan berlangsung aman dan lancar serta menjadi bukti nyata komitmen Satgas Yonif 123/Rajawali dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga di Distrik Koroway.

 

(Pen Yonif 123/Rajawali)

Example 120x600
PEMERINTAHAN

Isu klaim lahan oleh seseorang yang disebut-sebut berasal dari institusi pusat dan berbekal surat tanah yang tidak terdaftar, belakangan ramai diperbincangkan di sejumlah grup WhatsApp di wilayah Kepulauan Riau.

Dalam pesan yang beredar, pihak tersebut dikabarkan mendesak pemerintah setempat untuk mengakomodasi klaim atas sebidang lahan yang diklaim sebagai miliknya.