Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Jakarta

Presiden Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri: Sikat Tambang Ilegal dengan Pasukan Lintas Provinsi

Avatar photo
135
×

Presiden Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri: Sikat Tambang Ilegal dengan Pasukan Lintas Provinsi

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menginstruksikan langkah tegas kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk memberantas tambang ilegal yang marak di berbagai daerah.

Instruksi itu disampaikan langsung dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI, Jumat (15/8/2025).

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Presiden menekankan bahwa penindakan harus dilakukan tanpa kompromi, dengan mengerahkan pasukan yang berasal dari provinsi lain. Hal ini untuk menghindari kemungkinan adanya keterlibatan aparat di daerah yang menjadi lokasi operasi.

“Kalau anda mau ke provinsi ini, pakai pasukan dari provinsi lain. Jangan-jangan ada anak buahmu di kebun-kebun itu!” tegas Presiden Prabowo.

Instruksi tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk menutup celah praktik perlindungan terhadap tambang ilegal.

BACA JUGA:  Sentra Gakkumdu Teluk Wondama Raih Penghargaan Soliditas Terbaik di Gakkumdu Award 2024

Dengan cara ini, aparat yang ditugaskan tidak akan memiliki konflik kepentingan ataupun keterikatan dengan pihak yang dilindungi di daerah operasi.

Presiden juga mengingatkan bahwa penindakan harus menyasar jaringan pelindung tambang ilegal secara menyeluruh, bukan hanya pelaku di lapangan.

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp