Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Jakarta

Presiden Prabowo Bahas Stabilitas Beras Jelang Ramadan Bersama Jusuf Kalla dan Mentan Amran

Avatar photo
119
×

Presiden Prabowo Bahas Stabilitas Beras Jelang Ramadan Bersama Jusuf Kalla dan Mentan Amran

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"},{"id":"436291915015211","type":"ugc"}]}}

Istana Kepresidenan

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) serta Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Presidential Lounge, Istana Kepresidenan Jakarta, (4/2).

Pertemuan ini membahas strategi pengamanan produksi beras nasional yang mengalami peningkatan signifikan serta upaya menjaga stabilitas harga menjelang bulan Ramadan.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Mentan Amran mengungkapkan bahwa produksi beras nasional pada kuartal pertama 2025 mengalami lonjakan tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total produksi hingga Maret mencapai 8 juta ton, dengan proyeksi peningkatan menjadi 13-14 juta ton pada April.

Menanggapi surplus tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan penyerapan gabah oleh Perum Bulog. Langkah ini bertujuan untuk menjaga harga tetap stabil di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan beras nasional.

BACA JUGA:  Dewan Pers Kecam Pencabutan Kartu Liputan Jurnalis CNN, Istana Akhirnya Kembalikan

Mentan Amran juga menjelaskan kehadiran Jusuf Kalla dalam pertemuan ini. Menurutnya, JK memberikan masukan berharga berdasarkan pengalamannya dalam mengelola ketahanan pangan nasional di masa lalu.

Selain itu, sejumlah pejabat negara turut hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sumber: Kemensetneg RI