Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Jakarta

Prabowo Instruksikan Percepatan Cetak Sawah, Targetkan 3 Juta Hektare

Avatar photo
180
×

Prabowo Instruksikan Percepatan Cetak Sawah, Targetkan 3 Juta Hektare

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"325882815080201","type":"ugc"}]}}

Foto Ilustrasi Tinta Jurnalis News

TintaJurnalisNews -Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono ke Istana Negara untuk membahas percepatan cetak sawah guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Pertemuan ini membahas persiapan dan langkah konkret dalam mencetak sawah di berbagai wilayah.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Menurut Andi Amran, cetak sawah baru telah dimulai di Merauke dan Kalimantan Tengah. Rencananya, wilayah lain seperti Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat akan segera menyusul.

“Presiden Prabowo menugaskan kami mempercepat proses ini agar dapat mencukupi kebutuhan pangan dalam jangka panjang,” ujar Andi, seperti dikutip dari Liputan6.com.

Selain fokus pada lahan baru, Prabowo meminta peningkatan ketersediaan sarana produksi bagi petani, termasuk tambahan pupuk yang dijamin sampai ke tingkat petani.

BACA JUGA:  Irjen Kemhan Pimpin Exit Meeting Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Kemhan Tahun 2024

“Bapak Presiden telah memerintahkan untuk memastikan ketersediaan pupuk bisa 100 persen tersalurkan,” tambah Andi.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyebutkan bahwa lahan cetak sawah ditargetkan mencapai 3 juta hektare dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Langkah ini dianggap penting untuk memenuhi kebutuhan pangan generasi mendatang.

“Kami targetkan 3 juta hektare untuk menjaga ketersediaan pangan hingga 80 tahun ke depan,” jelas Sudaryono, sebagaimana dikutip dari Liputan6.com.

Sudaryono juga menegaskan bahwa proses cetak sawah ini tidak akan mengorbankan kawasan konservasi. Lahan yang diprioritaskan adalah lahan yang tidak termanfaatkan, seperti lahan rawa.

“Cetak sawah ini disesuaikan dengan aturan, mulai dari perbaikan drainase hingga pengelolaan tanah agar siap ditanami,” jelasnya.

BACA JUGA:  Dewan Pers Kecam Pencabutan Kartu Liputan Jurnalis CNN, Istana Akhirnya Kembalikan

Dengan program ini, pemerintah berharap dapat memperkuat ketahanan pangan nasional. “Pencapaian target 3 juta hektare akan didistribusikan ke berbagai wilayah yang potensial,” pungkas Sudaryono.