Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
HUKUM & KRIMINALNASIONAL

Polda Kepri Gelar Apel Operasi Ketupat Seligi 2026, Amankan Arus Mudik Idul Fitri

Avatar photo
118
×

Polda Kepri Gelar Apel Operasi Ketupat Seligi 2026, Amankan Arus Mudik Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Dok. Humas Polda Kepri

TINTAJURNALISNEWS –Asep Safrudin selaku Kapolda Kepulauan Riau bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2026 yang digelar di Lapangan Bhayangkara Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut menjadi bagian dari kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kepulauan Riau. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, serta jajaran TNI, BNN, Bakamla, dan instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menyoroti dinamika situasi global, termasuk konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Palestina, dan Iran. Konflik tersebut dinilai berpotensi memicu gejolak harga minyak dunia yang dapat berdampak pada inflasi serta stabilitas ekonomi nasional.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Meski demikian, pemerintah Indonesia terus melakukan langkah diplomasi bebas aktif guna mendorong perdamaian dunia melalui pendekatan Two State Solution serta menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri, termasuk memastikan ketersediaan energi. Berdasarkan data dari Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi sehingga masyarakat diminta tidak melakukan panic buying.

BACA JUGA:  Keterbukaan Aset dan Anggaran Biro Umum Pemprov Kepri: Sentot Faisal Didorong Tampil Proaktif

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa pada momentum Idul Fitri tahun ini diperkirakan sekitar 143,9 juta masyarakat akan melakukan perjalanan mudik. Untuk memastikan keamanan dan kelancaran, Polri bersama TNI serta instansi terkait menggelar Operasi Terpusat Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Operasi ini akan difokuskan pada pengamanan lebih dari 185 ribu objek, mulai dari masjid, lokasi salat Id, pusat perbelanjaan, objek wisata hingga sarana transportasi seperti pelabuhan dan bandara. Selain itu, disiapkan pula 2.746 pos pengamanan, pelayanan dan pos terpadu guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Kapolda Kepri juga menekankan pentingnya penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan lalu lintas, termasuk sistem one way, contra flow dan ganjil-genap pada jalur tertentu. Petugas juga diminta melakukan pengawasan terhadap ketersediaan kebutuhan pokok serta BBM, termasuk patroli rutin di kawasan rawan dan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik.

BACA JUGA:  ASN Kanwil Ditjenpas Kepri Terjerat Narkoba: Memalukan, Bukannya Jadi Contoh Malah Terlibat

Selain itu, mengingat adanya potensi cuaca ekstrem berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kesiapsiagaan tim tanggap bencana juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi tersebut.

Dalam keterangannya kepada media, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Seligi 2026 di wilayah Kepulauan Riau melibatkan sekitar 1.450 personel gabungan yang akan ditempatkan di seluruh kabupaten dan kota.

Pengamanan akan difokuskan pada titik-titik mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan domestik maupun pelabuhan Roro yang menjadi jalur utama pergerakan orang dan barang selama masa mudik.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan telah melakukan koordinasi guna mengantisipasi berbagai potensi permasalahan selama periode Idul Fitri.

BACA JUGA:  Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 5.037 Kotak Daging Ilegal Asal Singapura, 2 Pelaku Diamankan

Pemerintah juga akan melakukan pengawasan terhadap harga tiket transportasi, baik kapal laut maupun pesawat, agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Kepri Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian untuk memanfaatkan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam atau melalui aplikasi Polri Super App.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat yang hendak mudik dan khawatir meninggalkan kendaraan maupun barang berharga di rumah dapat menitipkannya di kantor polisi terdekat seperti Polsek atau Polres secara gratis.

“Layanan penitipan ini disediakan tanpa dipungut biaya sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama merayakan Idul Fitri,” ujarnya.