Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumatra, 11 Jembatan Bailey Terbangun

Avatar photo
140
×

Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumatra, 11 Jembatan Bailey Terbangun

Sebarkan artikel ini
Seskab Teddy bersama Menteri PU berdiskusi dengan Kepala Staf Angkatan Darat
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS —Pemerintah terus mengakselerasi pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah Sumatra. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, untuk mengecek langsung progres pemulihan serta pembangunan berbagai fasilitas vital yang terdampak bencana.

Dalam rangka memastikan percepatan berjalan optimal, Seskab Teddy bersama Menteri PU selanjutnya menuju Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD). Keduanya berdiskusi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) beserta jajaran, melibatkan tim dari Kementerian PU dan TNI AD, guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan dampak bencana.

Memasuki minggu keempat pascabencana, pemerintah mencatat sejumlah capaian signifikan. Sebanyak 11 unit Jembatan Bailey dengan kapasitas beban 30–50 ton dan bentang sungai 40 hingga 180 meter berhasil terbangun hanya dalam kurun waktu dua minggu terakhir. Pembangunan jembatan darurat ini menjadi kunci pemulihan konektivitas antarwilayah yang sebelumnya terisolasi.

Dari 52 kabupaten/kota yang sempat mengalami gangguan akses akibat terputusnya jalan, kini hanya tersisa empat kabupaten yang jalannya belum beroperasi secara sempurna dan masih dalam tahap penyempurnaan.

Sementara itu, kondisi jalan nasional menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Di Provinsi Aceh, dari 38 titik jalan putus, sebanyak 32 titik telah kembali fungsional dan enam titik masih dalam tahap perbaikan. Di Sumatra Utara, dari 12 titik jalan putus, 10 titik telah berfungsi dan dua lainnya masih dalam proses perbaikan. Adapun di Sumatra Barat, seluruh 30 titik jalan nasional yang sempat terputus kini telah kembali fungsional.

Untuk jembatan nasional, Aceh mencatat 16 jembatan putus, dengan enam jembatan telah berfungsi dan 10 lainnya dalam proses pemasangan Jembatan Bailey. Di Sumatra Utara, empat jembatan yang sebelumnya putus kini seluruhnya telah kembali fungsional. Hal serupa terjadi di Sumatra Barat, di mana seluruh 13 jembatan yang terdampak telah berhasil dipulihkan.

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan hunian sementara serta penyediaan pasokan air bersih bagi warga terdampak. Pembangunan fasilitas tersebut telah mulai berjalan di sejumlah lokasi sebagai bagian dari upaya pemulihan kehidupan masyarakat.

Percepatan pemulihan ini tidak terlepas dari kuatnya kerja sama dan semangat gotong royong antara warga, relawan, TNI, dan Kementerian PU. Sinergi tersebut menjadi faktor utama dalam mempercepat pembangunan dan pemulihan pascabencana, sekaligus memperkuat harapan agar seluruh elemen bangsa terus saling membantu, menguatkan, dan mendukung hingga proses pemulihan benar-benar tuntas.

Sumber: Seskab RI

Example 120x600
NASIONAL

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., saat melakukan kunjungan dan pengecekan proses pengolahan makanan bergizi gratis di dapur SPPG Polri, Cipinang