Foto saat pertemuan

TINTAJURNALISNEWS –Menanggapi pemberitaan di sejumlah media online terkait perekrutan karyawan Dapur MBG SPPG CV. Amelia Putri Jaya yang disebut “bermasalah”, pihak Yayasan Mutiara Kasih memberikan klarifikasi. Perwakilan Yayasan, Choan, menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah kesalahpahaman.
“Terkait pemberitaan itu, hanya miskomunikasi yang terjadi di grup WhatsApp calon relawan, yang kemudian sempat curhat ke wartawan. Hal ini terungkap setelah kami duduk bersama dengan yang bersangkutan,” jelas Choan, Selasa (16/09).
Ia menambahkan, persoalan seharusnya tidak sampai melebar ke media karena hanya berawal dari salah paham. “Sebagai perwakilan Yayasan, saya langsung berjumpa dengan yang bersangkutan, dan sudah diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Mitra Yayasan, Hj. Matias, menegaskan bahwa permasalahan tersebut telah selesai. “Tadi kami sudah bertemu langsung dengan pihak yang bersangkutan dan sudah ditemukan titik persoalannya. Ini sudah clear, dan insya Allah kami akan terus berbuat yang terbaik dalam mendukung program pemerintah ini,” ucapnya.
Di sisi lain, Muhammad, salah seorang relawan yang sebelumnya sempat memberikan pernyataan ke media, juga mengakui bahwa persoalan hanya dipicu miskomunikasi di grup relawan. Ia sempat merasa keberatan karena dikeluarkan dari grup WhatsApp tanpa penjelasan.
“Setelah ada pertemuan antara pihak, ternyata semua ini hanya miskomunikasi saja di grup relawan. Hari ini kita sudah duduk bersama dengan kekeluargaan,” terangnya.
Muhammad juga mengajak semua pihak untuk tetap mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan lancar dan berkelanjutan. “Mari kita sukseskan program MBG ini, demi mendukung program Bapak Presiden Prabowo untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” tutupnya.
Sumber: M. Holul
Editor: Redaksi TJN












