Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Pangkoops Udara II Ikuti Rapim TNI-Polri Tahun 2025

Avatar photo
101
×

Pangkoops Udara II Ikuti Rapim TNI-Polri Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"372016120028201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

Acara Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2025

TintaJurnalisNews –Panglima Komando Operasi Udara II Marsda TNI Deni Hasoloan S., hadir dalam acara Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2025 yang diselenggarakan di Ballroom Opus, The Tribrata Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/1/2025).

Acara Rapim TNI-Polri yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusung tema “Sinergisitas TNI-Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita”. Dalam pengarahannya, Presiden RI menekankan pentingnya peran vital TNI dan Polri dalam menegakkan kedaulatan negara.

Menurutnya, hukum dan peraturan tidak akan berarti tanpa adanya penegakan oleh kedua institusi tersebut. Kewenangan yang dimiliki TNI dan Polri, lanjut Presiden, merupakan amanah dari rakyat dan harus dijalankan dengan dedikasi serta pengorbanan demi kepentingan bangsa dan negara.

Selain Panglima Komando Operasi Udara II, hadir juga Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) RI, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian RI), Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Udara, Kapolri, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, serta sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah TNI-Polri yang turut serta dalam rapat tersebut.

Sumber: Penkoopsud II/ME

Example 120x600
NASIONAL

Pemimpin Redaksi Koran Perbatasan, Amran, dikenal sebagai sosok tenang dengan pena tajam di wilayah perbatasan Natuna. Namun di balik kesahajaannya, tersimpan fakta sejarah yang tak banyak diketahui publik. Ia merupakan zuriat lurus Raja Narasinga II dari Indragiri, sosok legendaris yang tercatat dalam sejarah sebagai penentang Portugis dan pembawa kejayaan kerajaan.