Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
EKONOMI

Mulai 1 Juni, Pemerintah Perketat DHE dan Tata Kelola Ekspor SDA Lewat Danantara DSI untuk Dongkrak Devisa Nasional

Avatar photo
161
×

Mulai 1 Juni, Pemerintah Perketat DHE dan Tata Kelola Ekspor SDA Lewat Danantara DSI untuk Dongkrak Devisa Nasional

Sebarkan artikel ini
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan kepada media terkait kebijakan DHE dan ekspor SDA di Istana Kepresidenan [Dok: Kemensetneg RI]

TINTAJURNALISNEWS –Pemerintah resmi mematangkan implementasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) serta tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola ekspor nasional, meningkatkan penerimaan negara, serta memastikan devisa hasil ekspor memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah telah melakukan sosialisasi kebijakan tersebut kepada berbagai asosiasi pengusaha, baik dalam negeri maupun luar negeri. Hal itu disampaikannya usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/05/2026).

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Menurut Airlangga, pelaku usaha menyambut baik arah kebijakan pemerintah tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan badan yang telah dibentuk.

BACA JUGA:  Timah! Rakyat Singkep Dilarang Mendulang, Perusahaan Bebas Menambang, Tok Agus: Jangan Jadikan Rakyat Penonton di Tanah Sendiri

Ia juga menjelaskan bahwa implementasi kebijakan DHE dan penguatan tata kelola ekspor SDA akan mulai diberlakukan pada 1 Juni 2026 secara bertahap, dengan evaluasi dalam tiga bulan pertama pelaksanaan.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Ia menekankan agar lembaga pelaksana tidak menjadi entitas monopoli yang dapat mengganggu mekanisme pasar.

Pemerintah, kata Purbaya, akan memastikan sistem pengawasan dilakukan secara lintas lembaga dan dirancang secara lebih solid agar kebijakan tetap berjalan sehat, transparan, dan berkelanjutan.

EKONOMI

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan koordinasi lintas lembaga. Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai mengikuti Rapat Koordinasi Perkembangan Kondisi Ekonomi yang digelar di Gedung Nusantara III, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

EKONOMI

Berbagai keluhan yang selama ini dirasakan nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, akhirnya mulai terungkap ke permukaan. Mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi, lambannya pengurusan dokumen kapal, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.

EKONOMI

Menindaklanjuti keluhan nelayan serta aksi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Tuntung Pandang terkait dugaan pemangkasan distribusi BBM subsidi jenis solar untuk nelayan, tim Pertamina Kalimantan Selatan melakukan audit di SPBUN Nomor 68.708.003 Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (3/6/2026).