Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Arahkan Peningkatan Kualitas Pelayanan di Seluruh Kantor Wilayah BPN

Avatar photo
10
×

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Arahkan Peningkatan Kualitas Pelayanan di Seluruh Kantor Wilayah BPN

Sebarkan artikel ini
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

Nusron Wahid

Tintajurnalisnews.co.id -Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengadakan pertemuan dengan seluruh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi se-Indonesia. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (13/11/2024) ini bertujuan untuk memberikan arahan langsung dalam rangka memperbaiki kualitas dan kinerja Kementerian ATR/BPN.

Kutipan yang diunggah melalui akun Instagram resmi Kementerian ATR/BPN menyebutkan bahwa terdapat dua arahan utama yang diberikan oleh Menteri Nusron. Pertama, peningkatan mutu pelayanan di setiap satuan kerja BPN, dan kedua, imbauan untuk memetakan potensi masalah yang perlu segera diselesaikan di masing-masing daerah.

“Setiap satuan kerja harus terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kantor Wilayah BPN di seluruh Indonesia harus menjadi solusi bagi persoalan yang ada di daerah masing-masing,” ujar Nusron

Selain Menteri Nusron, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, juga turut hadir dan memberikan pengarahan. Rapat ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN beserta jajaran terkait.

Dengan arahan tersebut, diharapkan Kementerian ATR/BPN dapat meningkatkan peranannya dalam menyelesaikan berbagai masalah pertanahan dan tata ruang, serta memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

(Edo Jurnalis)

Example 120x600
HUKUM & KRIMINAL

Setelah HD dan OFO sebelumnya ramai diperbincangkan, kini hadir tiga nama baru: PSG, UFO Mind, dan UFO Bold semuanya ditemukan beredar luas tanpa pita cukai resmi, dan dijual terang-terangan di berbagai wilayah.

Situasi ini menciptakan satu pertanyaan besar yang terus mengendap di benak publik: “Mengapa mafia rokok ilegal tampak lebih terorganisir, lebih berani, dan lebih stabil dibanding negara?”