Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
Jakarta

Menkeu RI Tegur Keras Bea Cukai, Singgung Kinerja dan Layanan Publik

Avatar photo
50
×

Menkeu RI Tegur Keras Bea Cukai, Singgung Kinerja dan Layanan Publik

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Rapat Internal Bersama Pejabat Kementerian Keuangan

Tintajurnalisnews.co.id -Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa meluapkan kekesalannya terhadap kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam rapat internal bersama pejabat Kementerian Keuangan.

Rapat tersebut berlangsung panas ketika Purbaya menerima sejumlah laporan langsung dari kalangan pengusaha terkait lambatnya pelayanan dan proses pemeriksaan barang di Bea Cukai yang dinilai berbelit-belit.

Ia bahkan menyebut ada laporan pemeriksaan barang yang bisa mencapai 34 hari, hingga pungutan dan denda yang tidak masuk akal.

“Kan lu juga orang Bea Cukai, kenapa bisa begini?” tegas Purbaya dengan nada tinggi, menegur langsung Sekretaris Jenderal Kemenkeu Heru Pambudi, yang juga mantan Dirjen Bea Cukai.

Menurut Purbaya, pelayanan publik harus mencerminkan semangat perubahan di tubuh Kementerian Keuangan. Ia menegaskan bahwa semua jajaran harus turun langsung memperbaiki sistem dan budaya kerja, terutama di sektor yang bersentuhan langsung dengan dunia usaha.

“Kita ini pelayan publik. Kalau ada pengusaha sampai mengeluh karena pelayanan tidak jelas, berarti sistem kita harus dibenahi. Jangan biarkan masyarakat kecewa dengan aparatur negara,” tegasnya.

Purbaya juga mengungkapkan, banyak pengusaha menyampaikan keluhan melalui kanal pengaduan yang baru dibuka Kemenkeu, “Lapor Pak Purbaya”, termasuk laporan soal perilaku pegawai Bea Cukai yang dinilai tidak profesional.

Dalam kesempatan itu, Sekjen Kemenkeu Heru Pambudi mengakui masih ada sejumlah kendala dalam proses administrasi dan pelayanan, namun pihaknya berkomitmen mempercepat perbaikan sistem dan memperkuat pengawasan internal.

Kementerian Keuangan memastikan akan menindaklanjuti seluruh aduan masyarakat dengan langkah konkret, termasuk evaluasi menyeluruh di jajaran Bea Cukai. Dengan nada tegas, Purbaya menutup rapat dengan pesan singkat namun bermakna:

“Saya tidak mau dengar lagi ada laporan seperti ini. Kita kerja untuk negara, bukan untuk kepentingan pribadi.”

Sumber: Tim

 

Example 120x600