Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Mengapa Ansar Jadi Sorotan dan Rudi Terabaikan dalam Kontroversi Bantuan Beras?

Avatar photo
183
×

Mengapa Ansar Jadi Sorotan dan Rudi Terabaikan dalam Kontroversi Bantuan Beras?

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"325882815080201","type":"ugc"}]}}

Bantuan Beras Ansar dan Rudi

TintaJurnalisNews -Kepulauan Riau saat ini tengah bergemuruh dengan kontroversi seputar pembagian beras oleh Gubernur Ansar Ahmad, yang juga calon Pilkada mendatang. Sementara calon lain, Muhammad Rudi, turut melakukan aksi serupa, perhatian publik justru lebih tertuju pada Ansar Ahmad.

Pertanyaan publik muncul: Mengapa Ansar Ahmad menjadi viral di media sosial, sementara Muhammad Rudi tampaknya luput dari sorotan? Perbedaan perhatian ini memunculkan berbagai spekulasi mengenai faktor penyebabnya.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Kontroversi ini dipicu oleh label pada kemasan beras bantuan Ansar Ahmad yang mencantumkan tulisan “Beras Bantuan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau” disertai gambar dirinya, tanpa kehadiran Wakil Gubernur Marlin.

Sehingga, beberapa pihak mencurigai adanya kampanye terselubung menjelang Pilkada 2024. Dengan spekulasi yang terus berkembang, klarifikasi dari pihak terkait masih dinanti. Isu ini semakin memanas dan menjadi topik hangat di media sosial, menempatkan Ansar Ahmad dalam sorotan tajam di arena politik Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Menteri ATR/BPN Tegaskan Komitmen Berantas Mafia Tanah, Fokus pada Keadilan Tanah untuk Masyarakat

(TJN)

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Ketua Pengawas Haji, serta pimpinan Komisi VIII DPR RI di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI), pertemuan tersebut membahas laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang secara umum dinilai berjalan baik, lancar, tertib, serta semakin memberikan kemudahan bagi jemaah Indonesia.