Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Lori Pengangkut Tanah di Km 12 Rem Blong dan Tabrak Tiang: Supir Cedera, Pihak Proyek Dinilai Kurang Perhatian

Avatar photo
23
×

Lori Pengangkut Tanah di Km 12 Rem Blong dan Tabrak Tiang: Supir Cedera, Pihak Proyek Dinilai Kurang Perhatian

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

Foto Lori Saat Kejadian

TintaJurnalisNews – Kecelakaan yang melibatkan sebuah lori pengangkut tanah dari proyek pembangunan DAM di Km 12, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, terjadi pada Jumat, 27 September 2024.

Lori tersebut mengalami rem blong dan menabrak beberapa tiang, termasuk tiang listrik, Telkom, dan TV kabel. Meski demikian, supir lori berinisial H hanya mengalami cedera dan saat ini sedang dalam proses pemulihan.

Kepada TintaJurnalisNews, H (Korban/Sopir) menceritakan kejadian tersebut yang berlangsung pada sekitar pukul 10:30 pagi, sebelum waktu shalat Jumat. “Saya sudah tahu kalau rem lori ini blong, tapi belum sempat diperbaiki,” ungkapnya.

Dalam situasi kritis saat rem tidak berfungsi, H sengaja menabrakkan kendaraannya ke tiang listrik untuk menghindari korban jiwa lainnya. “Kalau saya tidak menabrakkan ke tiang, bisa kena orang lain. Walaupun saya cedera, itu saya anggap sebagai risiko pekerjaan,” ujar H dengan penuh tanggung jawab.

Namun, ia menyatakan kekecewaannya terhadap pihak proyek yang dinilai kurang memberikan perhatian pascakecelakaan. “Tulang rusuk saya masih sakit, tapi pihak proyek belum mengurus saya hingga tuntas. Jujur, saya kecewa.”

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang bertanggung jawab atas keselamatan supir yang cedera, serta apakah pihak pelaksana proyek telah menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga keselamatan kerja.

Pantauan di lokasi mengungkapkan bahwa tidak ada rambu-rambu keselamatan di sekitar lokasi proyek, meskipun area tersebut memiliki jalanan dengan turunan tajam. Kurangnya tanda peringatan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai standar keselamatan yang diterapkan di proyek tersebut.

Kasus ini mengingatkan pentingnya penerapan keselamatan di lokasi proyek dan tanggung jawab pihak pelaksana dalam memastikan pekerja dan lingkungan sekitarnya aman.

Beruta Ini, Masih Butuh Konfirmasi Selanjutnya. (Redaksi)

Example 120x600
NASIONAL

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan pentingnya keseragaman informasi publik di tengah penanganan bencana di wilayah Sumatera. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Media, Komunikasi, dan Informasi Publik yang digelar melalui skema hybrid.

HUKUM & KRIMINAL

Setelah HD dan OFO sebelumnya ramai diperbincangkan, kini hadir tiga nama baru: PSG, UFO Mind, dan UFO Bold semuanya ditemukan beredar luas tanpa pita cukai resmi, dan dijual terang-terangan di berbagai wilayah.

Situasi ini menciptakan satu pertanyaan besar yang terus mengendap di benak publik: “Mengapa mafia rokok ilegal tampak lebih terorganisir, lebih berani, dan lebih stabil dibanding negara?”