Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Jakarta

Ketua Umum SKP Desak Polda Maluku Usut Penipuan Masuk Polri oleh Residivis Wanita

Avatar photo
136
×

Ketua Umum SKP Desak Polda Maluku Usut Penipuan Masuk Polri oleh Residivis Wanita

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"325882815080201","type":"ugc"}]}}

Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan

TintaJurnalisNews -Ketua Umum Setya Kita Pancasila (SKP), Andre Sumual, mendesak Polda Maluku untuk mengusut tuntas kasus penipuan yang diduga dilakukan oleh residivis wanita, Margin Jaklyn Sumesey alias Fergie Mayaut. Penipuan ini mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah dengan modus lulus daftar masuk Polri.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Andre, dalam keterangannya kepada media pada Sabtu (27/7/2024), menegaskan bahwa kasus ini perlu mendapatkan atensi serius dari Polda Maluku dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. “Setya Kita Pancasila (SKP) meminta Polda Maluku untuk lebih serius dalam menangani kasus penipuan lulus daftar masuk Polri. Dimana hal ini dilakukan oleh residivis kambuhan seorang wanita bernama Margin Jaklyn Sumesey alias Fergie Mayaut (FM),” ujar Andre.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Apresiasi Pengendalian Inflasi dan Serukan Swasembada Pangan

Menurut Andre, FM telah dilaporkan oleh saudara Gerard Lenussa. “Margie Jaklyn Sumesey alias Fergie Mayaut adalah residivis kambuhan dengan modus yang sama, yaitu penipuan masuk Polri. Maka dengan ini, kami minta pihak Polda Maluku untuk serius mengejar FM (red-terlapor), karena dikhawatirkan akan melakukan hal yang sama ke depan. Jangan sampai institusi Polri makin dirugikan oleh orang-orang penipu seperti ini,” tutupnya.

(SB/DH)

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp