Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Keluhan Masyarakat Tambelan terhadap Jaringan Telekomunikasi yang Buruk

Avatar photo
223
×

Keluhan Masyarakat Tambelan terhadap Jaringan Telekomunikasi yang Buruk

Sebarkan artikel ini

Kepulauan Tambelan

TintaJurnalisNews -Masyarakat Pulau Tambelan, Kabupaten Bintan, mengeluhkan buruknya sinyal telekomunikasi di wilayah mereka. Berdasarkan sumber dari masyarakat setempat, sinyal Telkomsel sering kali lemah dan bahkan layanan telepon biasa tidak dapat digunakan.

Dari pantauan langsung di lapangan, diketahui bahwa terdapat tiga operator telekomunikasi yang beroperasi di Tambelan, yaitu Telkomsel, IM3, dan XL. Namun, satu menara jaringan diketahui tidak lagi berfungsi. Kondisi ini memicu pertanyaan dan kekhawatiran dari masyarakat setempat.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Kami meminta pihak Telkomsel untuk segera turun langsung ke Pulau Tambelan dan mengevaluasi kondisi jaringan yang ada,” ujar salah seorang warga.

Tim media yang turun langsung ke lapangan juga merasakan kendala serupa. Sinyal sering hilang dan lemah pada siang hari, dan baru stabil menjelang tengah malam. Terkadang, sinyal bahkan hilang sepenuhnya selama beberapa hari. Situasi ini sangat menyulitkan masyarakat dalam berkomunikasi dengan pihak luar.

BACA JUGA:  Pos Subin Bersama Masyarakat Wujudkan Gotong Royong Bangun Rumah Warga Kampung Subin

“Kami berharap pihak Telkomsel bisa segera memperhatikan masalah ini dan melakukan perbaikan yang diperlukan,” ungkap seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Selain itu, warga juga mencurigai adanya oknum di pemerintahan daerah yang bermain dengan masalah jaringan ini. Sementara jaringan Wi-Fi di Tambelan terpantau lancar, penggunaannya harus menggunakan voucher. Hal ini kontras dengan paket internet yang sinyalnya lemah.

Keluhan ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat Tambelan terhadap pemerintah setempat. Warga berharap Bupati Bintan segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan ini.

“Kami sangat kecewa dengan pemerintah setempat yang seolah-olah mengabaikan keluhan kami. Kami meminta Bupati Bintan untuk segera menyelesaikan masalah ini,” tutup seorang warga.

BACA JUGA:  Kasum TNI Tinjau Keberhasilan Satgas PKH Amankan Ribuan Kubik Kayu Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp239 Miliar

Pihak Telkomsel dan pemerintah daerah diharapkan dapat segera memberikan tanggapan dan solusi atas permasalahan ini demi kenyamanan dan kemudahan komunikasi masyarakat Tambelan.

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Ketua Pengawas Haji, serta pimpinan Komisi VIII DPR RI di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI), pertemuan tersebut membahas laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang secara umum dinilai berjalan baik, lancar, tertib, serta semakin memberikan kemudahan bagi jemaah Indonesia.