Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Jakarta

Istana Prihatin atas OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer oleh KPK

Avatar photo
122
×

Istana Prihatin atas OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer oleh KPK

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi

TINTAJURNALISNEWS –Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keprihatinan mendalam atas tertangkapnya Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kejadian ini menandai pertama kalinya seorang anggota Kabinet Merah Putih terlibat dalam OTT KPK.

Dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut dan menyayangkan peristiwa ini.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga amanah dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Presiden menyampaikan bahwa itu ranah hukum, beliau menghormati proses di KPK dan dipersilakan untuk proses hukum itu dijalankan sebagaimana mestinya,” ujar Prasetyo Hadi. Ia menambahkan bahwa jika nantinya terbukti bersalah, maka akan dilakukan langkah-langkah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:  Menkeu Hadiri Peluncuran Mekanisme Baru Penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah

Prasetyo juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo telah berkali-kali mengingatkan kepada seluruh jajaran kabinet untuk berhati-hati dan tidak menyalahgunakan wewenang yang diberikan.

“Semangat kita adalah semangat untuk tidak menyalahgunakan amanah yang diberikan kepada kita semua,” tegasnya.

Saat ini, KPK masih melakukan pendalaman terkait kasus ini dan belum mengungkapkan rincian lebih lanjut. Pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK dan berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan transparan dan adil.

Sumber: Mensesneg