Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
OPINI PUBLIK

Hujan Deras Akhir Tahun, Harapan Tak Boleh Padam

Avatar photo
439
×

Hujan Deras Akhir Tahun, Harapan Tak Boleh Padam

Sebarkan artikel ini
Opini Publik Minggu 28 Desember 2025
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS -Hujan deras turun di penghujung tahun. Air jatuh tanpa ragu, membasahi atap, jalan, dan pepohonan. Suasana ini menghadirkan jeda alami, saat aktivitas melambat dan pikiran diajak untuk menengok kembali perjalanan yang telah dilalui.

Derasnya hujan sering membuat langkah tertahan. Pandangan menjadi terbatas, suara sekitar meredup, dan waktu seolah berjalan lebih pelan. Namun hujan juga membawa fungsi penting: membersihkan, menyejukkan, dan menyiapkan ruang untuk tumbuhnya sesuatu yang baru.

Akhir tahun kerap menjadi momen berhenti sejenak. Bukan untuk mengeluh, melainkan untuk memahami bahwa tidak semua proses harus dilalui dengan tergesa. Ada masa di mana menunggu adalah bagian dari bergerak itu sendiri.

Hujan yang turun hari ini tidak akan berlangsung selamanya. Setiap tetes memiliki waktunya untuk jatuh dan mengalir pergi. Yang tersisa adalah kesadaran bahwa perjalanan tetap berlanjut, meski dengan ritme yang berbeda.

Harapan tidak selalu muncul dalam kondisi ideal. Ia justru sering hadir saat keadaan menuntut kesabaran. Dalam hujan deras, keyakinan diuji apakah tetap bertahan atau ikut larut.

Akhir tahun bukanlah penutup perjalanan. Ia adalah jeda yang wajar, tempat menyusun kembali arah dan kekuatan.

Tetap melangkah, kawan. Hujan deras ini hanya jeda, bukan akhir cerita.

🙏🙏🙏

Example 120x600
OPINI PUBLIK

Tidak semua rindu memiliki tiket pulang. Tidak semua kasih sayang bisa diwujudkan dengan pelukan di hari raya atau kebersamaan di meja makan keluarga. Bagi sebagian orang, terutama para perantau, keputusan untuk tidak pulang bukanlah perkara ringan melainkan pilihan yang lahir dari keadaan, tanggung jawab, dan realitas hidup.

OPINI PUBLIK

Kepercayaan tidak selalu diuji dalam perkara besar, tetapi justru dalam hal-hal mendasar yang menyangkut kejujuran. Ketika seseorang diberi amanah untuk menyampaikan hak pihak lain, maka sejak saat itu pula melekat kewajiban moral untuk menunaikannya secara utuh dan tepat waktu. Namun kenyataannya, amanah bisa saja berhenti di tangan yang salah, tanpa kejelasan dan tanpa tanggung jawab.