Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Hanya Gegara Pacaran, Siswa Dikeluarkan Dari Sekolah, Achmad “Semoga Sekolah Bisa Berpikir Kembali” 

Avatar photo
147
×

Hanya Gegara Pacaran, Siswa Dikeluarkan Dari Sekolah, Achmad “Semoga Sekolah Bisa Berpikir Kembali” 

Sebarkan artikel ini

KIJANG LAMA KM.7 (KOMPLEK GEDUNG YPLP PGRI PROVINSI KEPRI), Melayu Kota Piring, Kec. Tanjung Pinang Timur, Kota Tanjungpinang Prov. Kepulauan Riau

TintajurnalisnewsMaulana Akbar Jamaludin, Siswa smp kelas III disekolahan Taruna AR Risalah yang beralamat di Kijang lama kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau

Dikeluarkan/Skors oleh sekolah gegara kepergok pacaran sama teman sekolah nya. Hal itu menjadi tanda tanya dan membuat kecewa kedua orang tua nya, yang mana kasus sekecil itu dibesar besarin oleh sekolah

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Kami sangat kecewa atas keputusan sekolah ini bang, masa tidak ada toleransi atau diberi kesempatan lagi, mana tahu anak ini bisa berubah dan menjadi lebih baik dikemudian hari.

BACA JUGA:  Pilot Susi Air yang Disandera 1,5 Tahun oleh KKB Nduga Akhirnya Dibebaskan

Lagian juga, anak anak ini bukannya sedang melakukan hal terlarang disaat ditangkap oleh Wali Kelas mereka, yang hanya sedang duduk berdua sambil mengobrol sajaUngkap Achmad Jamaludin Orangtua dari Maulana pada hari Senin 11/3/2024.

Achmad, Orang Tua Maulana

Menurutnya, keputusan yang diambil sekolah tersebut sangat berlebihan, tidak memikirkan kesungguhan Siswa yang selama ini bersusah payah dalam menimbang Ilmu 

“Harusnya sekolah bisa melihat dan merasakan itu bang, apalagi anak anak ini sebentar lagi akan meninggal kan sekolah itu, jika dinyatakan lulus nantinya.

Kami berharap, agar sekolah dapat berpikir dan menerima nya kembali, jika tidak hal ini bisa mengakibatkan Anak kami terlambat bahkan putus sekolah” Pungkasnya.

BACA JUGA:  GMKI dan Kogabwilhan I Perkuat Sinergi: Kolaborasi Strategis untuk Ketahanan Nasional dan Pemberdayaan Masyarakat

Perlu diketahui, Achmad beserta keluarga dalam hal ini telah beberapa kali melakukan Negosiasi, Memohon kepada Guru Guru dan Ketua yayasan

Namun tidak pernah membuahkan hasil, seakan-akan pada kejadian ini telah terjadi hal fatal, yang sangat mencederai Aturan di sekolah tersebut.

Konfirmasi Rabu 13/3/2024;

Kepala Sekolah Hendra mengatakan bahwa, Itu keputusan sekolah yang tidak bisa ditunda lagi dikarenakan sibersangkutan telah berulang kali melakukan Kesalahan yang sama.

“Maulana ini bukan di pecat, akan tetapi kami skorsing yang harus pindah ke sekolah lain”Ucapnya singkat.

Berita Ini, Masih Butuh Konfirmasi Selanjutnya (Part I) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Prabowo Subianto menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa 1.098 ekor sapi kurban menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Ribuan sapi kurban tersebut didistribusikan ke 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk kepada sejumlah lembaga pendidikan, pondok pesantren, lembaga keagamaan, serta tokoh masyarakat.