Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Datok Agus Pertanyakan Temuan BPK Terkait Pencairan DJPL di Bintan, Aneh! Selalu Muncul Menjelang Pilkada

Avatar photo
123
×

Datok Agus Pertanyakan Temuan BPK Terkait Pencairan DJPL di Bintan, Aneh! Selalu Muncul Menjelang Pilkada

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"355553944004201","type":"ugc"}]}}

Ketua LAMI Kepri, Datok Agus Ramdah

TintaJurnalisNews -Menjelang Pilkada, kembali muncul pemberitaan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan pencairan Dana Jaminan Pasca Tambang (DJPL) sebesar Rp 21 miliar oleh delapan perusahaan tambang di Bintan tanpa berita acara.

Informasi ini tercantum di situs resmi BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau. Ketua LAMI Kepri, Datok Agus Ramdah, menyatakan keheranannya atas kemunculan berita ini setiap kali menjelang Pilkada.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

๐Ÿ‘‰ Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

โ€œAneh, setiap mau Pilkada, berita ini selalu muncul. Ada apa sebenarnya?โ€ ungkap Datok Agus kepada TintaJurnalisNews pada Sabtu, 31 Agustus 2024 melalui pesan WhatsApp.

Temuan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai integritas dan transparansi pencairan DJPL oleh perusahaan tambang.

BACA JUGA:  GMKI Tanjungpinang-Bintan Audiensi dengan Kapolresta, Bahas Isu Keamanan Kota dan Dukungan Kongres Nasional

Apakah ini murni kelalaian administratif atau ada motif tertentu yang disembunyikan? Datok Agus meminta penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya.

Di tengah keraguan dan spekulasi yang berkembang, publik menanti tanggapan resmi dari pihak terkait. Apakah ada yang mencoba memanfaatkan momen Pilkada ini?.

BERITA INI, MASIH BUTUH KONFIRMASI SELANJUTNYA

(TJN)

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp