Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Datok Agus Pertanyakan Temuan BPK Terkait Pencairan DJPL di Bintan, Aneh! Selalu Muncul Menjelang Pilkada

Avatar photo
7
×

Datok Agus Pertanyakan Temuan BPK Terkait Pencairan DJPL di Bintan, Aneh! Selalu Muncul Menjelang Pilkada

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"355553944004201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

Ketua LAMI Kepri, Datok Agus Ramdah

TintaJurnalisNews -Menjelang Pilkada, kembali muncul pemberitaan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan pencairan Dana Jaminan Pasca Tambang (DJPL) sebesar Rp 21 miliar oleh delapan perusahaan tambang di Bintan tanpa berita acara.

Informasi ini tercantum di situs resmi BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau. Ketua LAMI Kepri, Datok Agus Ramdah, menyatakan keheranannya atas kemunculan berita ini setiap kali menjelang Pilkada.

“Aneh, setiap mau Pilkada, berita ini selalu muncul. Ada apa sebenarnya?” ungkap Datok Agus kepada TintaJurnalisNews pada Sabtu, 31 Agustus 2024 melalui pesan WhatsApp.

Temuan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai integritas dan transparansi pencairan DJPL oleh perusahaan tambang.

Apakah ini murni kelalaian administratif atau ada motif tertentu yang disembunyikan? Datok Agus meminta penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya.

Di tengah keraguan dan spekulasi yang berkembang, publik menanti tanggapan resmi dari pihak terkait. Apakah ada yang mencoba memanfaatkan momen Pilkada ini?.

BERITA INI, MASIH BUTUH KONFIRMASI SELANJUTNYA

(TJN)

Example 120x600
NASIONAL

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan pentingnya keseragaman informasi publik di tengah penanganan bencana di wilayah Sumatera. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Media, Komunikasi, dan Informasi Publik yang digelar melalui skema hybrid.

HUKUM & KRIMINAL

Setelah HD dan OFO sebelumnya ramai diperbincangkan, kini hadir tiga nama baru: PSG, UFO Mind, dan UFO Bold semuanya ditemukan beredar luas tanpa pita cukai resmi, dan dijual terang-terangan di berbagai wilayah.

Situasi ini menciptakan satu pertanyaan besar yang terus mengendap di benak publik: “Mengapa mafia rokok ilegal tampak lebih terorganisir, lebih berani, dan lebih stabil dibanding negara?”